Kabar BUMN - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, minat masyarakat menggunakan kereta cepat Whoosh mulai meningkat.
Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang terus bertambah sejak memasuki periode angkutan Lebaran.
Hingga 16 Maret 2026 malam, tiket yang terjual sudah mencapai sekitar 133 ribu untuk perjalanan 13–30 Maret 2026.
Baca Juga: Awas Kalap! Jaga Pola Makan Tetap Sehat Saat Lebaran dengan 7 Cara Berikut
Angka ini diperkirakan masih akan terus naik seiring mendekati hari Lebaran.
Lonjakan penumpang mulai terasa pada 18 Maret dengan jumlah sekitar 19 ribu orang dalam satu hari.
Sementara untuk keberangkatan 19 Maret, tiket yang terjual sudah menyentuh 16 ribu dan diprediksi bisa tembus 20 ribu penumpang.
Baca Juga: Investasi Emas Syariah Kian Diminati, Ini Cara Mudah Memulainya di Pegadaian
Peningkatan ini dipengaruhi beberapa faktor.
Di antaranya kebijakan work from anywhere (WFA), mulai masuk masa libur sekolah, serta kondisi jalan tol yang semakin padat.
“Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa masyarakat kini lebih leluasa dalam merencanakan perjalanan Lebaran dan tidak hanya terpusat pada hari-hari mendekati Lebaran,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa.
Baca Juga: Lebaran di Tengah Hutan: Dedikasi Kru Elnusa di Morowali dan Banggai untuk Jaga Energi Nasional
Untuk itu, calon penumpang disarankan memesan tiket lebih awal.
Pemesanan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Whoosh, situs resmi KCIC, maupun berbagai aplikasi mitra seperti:
Artikel Terkait
KCIC Hadirkan Voucher Prabayar Whoosh, Berlaku 90 Hari dengan Syarat Khusus
Pastikan Keselamatan Angkutan Lebaran, Whoosh Andalkan Sistem Teknologi Canggih Terintegrasi
Ruang Tunggu KA Feeder Whoosh Bandung Kini di Area Baru, Lebih Nyaman dan Modern
Jelang Mudik Lebaran, Operasional Whoosh Kembali Normal Mulai 14 Maret 2026
Whoosh Siap Sambut Lebaran 2026 dengan 62 Perjalanan Per Hari