Akses Mudah & Biaya Hemat, KAI Rancang Kawasan Hunian TOD di Sekitar Kiaracondong

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 7 April 2026 | 19:45 WIB
KAI rancang hunian vertikal TOD di Kiaracondong Bandung dengan 1.000 unit rumah, fasilitas lengkap, dan akses langsung ke kereta. (Wikimedia)
KAI rancang hunian vertikal TOD di Kiaracondong Bandung dengan 1.000 unit rumah, fasilitas lengkap, dan akses langsung ke kereta. (Wikimedia)
 
Kabar BUMN - Pengembangan hunian terintegrasi transportasi kembali menjadi fokus dalam pemanfaatan aset negara.
 
Upaya ini diarahkan untuk menghadirkan tempat tinggal yang lebih terjangkau sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.
 
Salah satu rencana tersebut sedang disiapkan di kawasan Kiaracondong, Bandung, melalui kolaborasi lintas lembaga.
 

Fokus Hunian Vertikal untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memetakan aset di Bandung untuk pengembangan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD). Proyek ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal dekat dengan transportasi publik.

Pemetaan dilakukan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di sekitar Balai Yasa Jembatan Kiaracondong, Bandung, Senin (6/4/2026).

Dikutip via Kompas.com, Maruarar menjelaskan, “Pemerintah saat ini sedang menyusun perencanaan melalui tim gabungan yang melibatkan Kementerian PKP, KAI, Danantara, dan Pemerintah Kota Bandung.”

Baca Juga: Air Terjun Penawangan Srunggo, Hidden Gem Viral di Jogja yang Bikin Betah ‘Healing’ di Alam

Kajian Teknis dan Tata Ruang Masih Disiapkan

Tim gabungan tersebut saat ini tengah mengkaji berbagai aspek sebelum pembangunan dimulai. Kajian ini mencakup perencanaan teknis hingga tata ruang kawasan.

Maruarar menambahkan, “Pada 25 April 2026 nanti, tim akan memaparkan konsep dasarnya, termasuk bagaimana fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah akan diintegrasikan dalam kawasan tersebut.”

Hasil kajian ini akan menjadi dasar dalam menyiapkan hunian yang terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa Desain Wajib Tahu! Program Magang Communication Team Bank Mandiri Resmi Dibuka

Komitmen Awal 1.000 Unit Hunian

Proyek ini juga mendapat dukungan dari pihak swasta melalui skema tanggung jawab sosial. Komitmen awal yang disiapkan cukup besar untuk tahap awal pembangunan.

Maruarar menyebutkan, “Sudah ada komitmen awal untuk pembangunan seribu unit rumah melalui skema tanggung jawab sosial. Lokasi penempatannya akan dikaji bersama KAI agar selaras dengan pengembangan aset mereka.”

Baca Juga: Kolaborasi dengan Nelayan, PT TIMAH Perkuat Kesejahteraan Pesisir Lewat Program Berkelanjutan

Keunggulan Hunian Berbasis TOD

Hunian berbasis TOD memberikan banyak keuntungan bagi penghuni karena berada dekat dengan transportasi massal. Hal ini diharapkan dapat mengurangi biaya mobilitas sehari-hari.

Beberapa manfaat hunian TOD antara lain:

  • Akses langsung ke transportasi kereta api
  • Pengeluaran transportasi lebih efisien
  • Waktu perjalanan lebih singkat
  • Mobilitas lebih praktis
  • Lingkungan lebih terintegrasi

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, “Jika warga tinggal di area TOD seperti Kiaracondong, mereka akan jauh lebih efisien dalam pengeluaran transportasi karena akses kereta api berada tepat di lingkungan tempat tinggal.”

Baca Juga: Loker BUMN Terbaru untuk Lulusan SMA, PT GDPS dari Garuda Indonesia Group Sedang Buka Posisi di Bandara Kualanamu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini