Hingga Februari 2026, BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah untuk 11 Ribu UMKM

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 8 April 2026 | 09:30 WIB
Penyaluran pembiayaan KUR Syariah BSI difokuskan pada sektor-sektor produktif, khususnya makanan dan minuman halal, jasa, serta perdagangan.   (bankbsi.co.id)
Penyaluran pembiayaan KUR Syariah BSI difokuskan pada sektor-sektor produktif, khususnya makanan dan minuman halal, jasa, serta perdagangan. (bankbsi.co.id)

Kabar BUMN - Di dua bulan pertama 2026, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mampu menyalurkan pembiayaan KUR Syariah sebesar Rp1,65 triliun.

Jumlah tersebut setara 11,1% dari total kuota tahun ini, dan menjangkau lebih dari 11 ribu pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Penyaluran pembiayaan difokuskan pada sektor-sektor produktif, khususnya makanan dan minuman halal, jasa, serta perdagangan.

Baca Juga: Mitratel Bukukan Kinerja Solid 2025, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Infrastruktur Digital

Dari total pembiayaan KUR Syariah yang disalurkan, sebesar 65% dialokasikan ke sektor produksi dan 35% ke sektor non-produksi sesuai amanat pemerintah.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy, menegaskan bahwa perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pembiayaan.

“Penyaluran pembiayaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan analisis makroekonomi serta tren kualitas pembiayaan, guna memastikan portofolio tetap sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: BULOG Percepat Distribusi Bantuan Pangan di Lombok Utara, Distribusi Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Seiring dengan itu, BSI optimistis pertumbuhan UMKM akan tetap solid sepanjang 2026, didukung oleh berbagai stimulus dan kebijakan pemerintah.

“Kami melihat ekosistem UMKM terus menguat, didorong oleh program seperti KUR Syariah, pengembangan ekosistem MBG melalui penyediaan SPPG, serta pembiayaan mikro dan SME,” tambah Kemas.

Selain itu, menurut Kemas, tren positif sektor halal di awal tahun juga menjadi sinyal kuat bagi pertumbuhan ke depan.

Baca Juga: Akses Mudah & Biaya Hemat, KAI Rancang Kawasan Hunian TOD di Sekitar Kiaracondong

Kinerja positif di segmen UMKM turut memperkuat performa BSI secara keseluruhan. Hingga Februari 2026, total pembiayaan perseroan mencapai Rp323 triliun atau tumbuh 14,32% secara tahunan (YoY), dengan kontribusi signifikan dari segmen konsumer, khususnya bisnis emas.

Sementara itu, pembiayaan ritel termasuk UMKM tercatat sebesar Rp52,43 triliun atau tumbuh 6,10% (YoY).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: bankbsi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini