Mobilitas Meningkat, Elektrifikasi Rangkasbitung–Merak Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan di Kawasan Lintas Pulau Sumatera

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 13 April 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi - Jumlah penumpang KRL Rangkasbitung terus naik, didukung penguatan layanan dan konektivitas hingga lintas Pulau Sumatra. (commuterline.id)
Ilustrasi - Jumlah penumpang KRL Rangkasbitung terus naik, didukung penguatan layanan dan konektivitas hingga lintas Pulau Sumatra. (commuterline.id)

Perbaikan ini berdampak pada pengaturan jarak antar perjalanan yang lebih efisien, sehingga frekuensi perjalanan meningkat dan waktu tunggu pelanggan menjadi lebih singkat.

Baca Juga: Hari Bakti Rimbawan 2026, Perhutani Jateng Gelar Aksi Tanam Pohon di Candi Gedong Songo

Di sisi lain, pergerakan masyarakat pada lintas Rangkasbitung–Merak juga menunjukkan tren peningkatan.

Pada 2023, layanan KA lokal melayani 3.617.478 pelanggan, kemudian meningkat menjadi 4.269.154 pelanggan pada 2024, dan kembali naik menjadi 4.463.498 pelanggan pada 2025.

Sementara pada Januari hingga Maret 2026, jumlah pelanggan telah mencapai 1.134.514.

Baca Juga: Pos Indonesia dan Bank Mandiri Jajaki Sinergi Strategis untuk Perkuat Layanan Nasional

Lintas ini juga menghadirkan layanan Kereta Petani Pedagang yang pada Triwulan I 2026 telah melayani 11.349 pengguna.

Layanan ini menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membawa hasil pertanian untuk dipasarkan.

“Pergerakan masyarakat di lintas ini terus tumbuh dan saling terhubung.

Baca Juga: Eksplorasi Air Terjun Tersembunyi Banyuwangi, Petualangan Alam yang Bikin Takjub!

"Pengembangan ke depan diharapkan membuka akses yang lebih luas, mendorong tumbuhnya kawasan hunian yang lebih terintegrasi, memperkuat aktivitas industri dan distribusi, serta mendukung konektivitas pariwisata hingga ke kawasan pesisir dan lintas pulau,” lanjut Anne.

Saat ini, masyarakat dapat melakukan perjalanan dari Tanah Abang menuju Merak dengan tarif yang terjangkau.

Untuk KRL Commuter Line relasi Tanah Abang–Rangkasbitung dikenakan tarif Rp8.000, kemudian dilanjutkan dengan KA Lokal Rangkasbitung–Merak dengan tarif Rp3.000.

Baca Juga: GDPS Buka Lowongan Teknisi Mekanikal di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Syaratnya

Dari Stasiun Merak, perjalanan dapat diteruskan menggunakan kapal penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini