Batching Plant Sepaku mencatat penurunan emisi hingga 58 persen dibandingkan rata-rata industri.
Baca Juga: Partisipasi di Ajang TBCCI 2026, KAI Services Kirimkan Personel Terbaiknya
Dengan kapasitas produksi mencapai 57.702 meter kubik per tahun, penggunaan beton ini turut membantu mengurangi emisi hingga ribuan ton CO₂ setiap tahunnya.
Penerapan beton bersertifikasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di IKN.
Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan prosesnya tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Baca Juga: Peringati Kartini, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako ke Masyarakat
WSBP menyatakan akan terus mendorong penerapan standar hijau di seluruh fasilitas produksinya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi perusahaan dalam menghadirkan konstruksi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.***
Artikel Terkait
Struktur Baru WSBP Disahkan, Siap Hadapi Tantangan Industri
Sesuai Perjanjian, WSBP Laksanakan Pembayaran CFADS Tahap VII Sebesar Rp109 Miliar
WSBP Catat Pendapatan Rp1,57 Triliun, Segmen Beton Precast Jadi Andalan
Kontribusi WSBP di Proyek Masjid, Utamakan Kenyamanan dan Keamanan Jamaah
Proyek Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 Dikebut, Suplai Beton WSBP Nyaris Selesai