Ia juga menilai sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah, dan perusahaan penjaminan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pembiayaan nasional yang inklusif dan berdaya saing.
Menurutnya, penguatan industri penjaminan juga perlu diiringi dengan pengembangan ekosistem penjaminan yang lebih terintegrasi.
Baca Juga: Livin’ Sukha Tawarkan Cara Baru Berinvestasi Emas Antam
Hal tersebut mencakup penguatan kapasitas penjaminan ulang, pengembangan skema kolaborasi penjaminan, hingga peningkatan literasi masyarakat terkait fungsi dan manfaat industri penjaminan.
Dengan langkah tersebut, industri penjaminan diharapkan semakin optimal dalam mendukung intermediasi keuangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Indonesia Guarantee Summit sendiri menjadi forum strategis tahunan yang mempertemukan regulator, pemerintah, industri jasa keuangan, akademisi, dan pelaku usaha dalam memperkuat arah pengembangan industri penjaminan Indonesia.
Baca Juga: Tips Mencegah Diabetes di Usia Muda, Kenali Bahaya Gula Sebelum Terlambat
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, forum ini semakin menegaskan perannya sebagai ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan arah kebijakan, serta mendorong lahirnya berbagai gagasan dan solusi guna menciptakan industri penjaminan yang lebih sehat, kredibel, prudent, dan berkelanjutan.
Forum tersebut juga menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi industri penjaminan sebagai salah satu pilar utama untuk memperluas akses pembiayaan UMKM, memperdalam sektor keuangan nasional, menjaga kualitas intermediasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan nasional secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Jamkrindo–IFG Berangkatkan Puluhan Ribu Pemudik, Hadirkan Mudik Aman dan Nyaman 2026
Hasil Perkuat Kualitas Bisnis, Jamkrindo Syariah Catatkan Laba Bersih Rp141,03 Miliar
Kinerja Moncer 2025, Jamkrindo Bukukan Laba Rp1,05 Triliun dan Perkuat Dukungan UMKM
Kinerja Solid Jamkrindo 2025 Tuai Apresiasi, UMKM Jadi Motor Pertumbuhan Berkelanjutan
Jamkrindo Salurkan Penjaminan Rp43,6 Triliun, Dorong Ratusan Ribu UMKM Naik Kelas