Dukung Ketahanan Pangan, BRI Kucurkan KUR Rp27,95 Triliun ke Sektor Pertanian

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:30 WIB
BRI telah menyalurkan KUR Rp65,95 triliun kepada 1,3 juta debitur, dengan sektor pertanian menjadi penerima terbesar. (bri.co.id)
BRI telah menyalurkan KUR Rp65,95 triliun kepada 1,3 juta debitur, dengan sektor pertanian menjadi penerima terbesar. (bri.co.id)

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui penyaluran pembiayaan yang tidak hanya memperluas akses modal bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha dan mendorong pertumbuhan sektor produktif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difokuskan tidak hanya pada penyediaan permodalan, tetapi juga pada pengembangan usaha produktif, khususnya di sektor pertanian.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya BRI untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Destinasi yang Selalu Jadi Andalan Saat Long Weekend, Ada Wahana untuk Semua Usia

Dari sisi kinerja, hingga April 2026 BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebagian besar penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, dan industri pengolahan, dengan porsi mencapai 66,47 persen dari total penyaluran.

Di antara sektor-sektor tersebut, pertanian menjadi penyumbang terbesar dengan nilai penyaluran mencapai Rp27,95 triliun atau setara 42,38 persen dari total KUR yang disalurkan.

Baca Juga: Tak Hanya Berbagi Kurban, PT TIMAH Juga Bantu Peternak Lokal Tetap Bertahan di Tengah Turunnya Permintaan Sapi

Capaian ini tidak hanya mencerminkan dominasi sektor pertanian dalam portofolio KUR BRI, tetapi juga mempertegas peran strategis Perseroan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengatakan bahwa sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI terus memperkuat kontribusinya terhadap pelaksanaan Asta Cita ke-2 Pemerintah yang berfokus pada kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Sepanjang empat bulan pertama tahun 2026, program KUR BRI telah menjangkau sekitar 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan di berbagai daerah.

Baca Juga: Besok Puncak Waisak 2026 di Borobudur, Simak Jadwal Lengkap dan Aturan Festival Lampion

“KUR merupakan instrumen pembiayaan BRI dalam mendukung sektor usaha mikro dan sektor produktif.

"BRI pun senantiasa menyalurkan KUR dengan memperluas akses permodalan, yang tidak hanya berdampak pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas usaha serta perputaran ekonomi di berbagai wilayah,” ujar Akhmad.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: bri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini