"Pendapatan tahun lalu mencapai 19,7 triliun dan tahun ini diproyeksikan minimum 26 triliun.
Baca Juga: Percepat Pembangunan, Bupati Pesisir Barat Tertarik Pesan Alat Berat Buatan PT Pindad
"Kami akan menepati janji untuk menjadi Top 50 global defence industry sesuai visi DEFEND ID pada tahun 2024.
"Peningkatan kompetensi di sumber daya manusia dan penguasaan teknologi industri pertahanan dapat terlaksana melalui program-program Research and Development Kementerian Pertahanan RI.
"Kita mampu untuk menjadi penguasa teknologi, memiliki SDM yang tangguh dan mampu untuk mengerjakan semuanya,” jelas Bobby Rasyidin, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pindad.com, Sabtu (17/6/2023).
Tak lupa, Bobby Rasyidin juga mengungkap rencana program strategis DEFEND ID, seperti pengembangan satelit pertahanan oleh PT Len Industri (Persero), kapal selam 1.800 - 2.800 oleh PT PAL Indonesia, kendaraan operasional satuan dan senjata SO Minimi 5,56 mm oleh PT Pindad, heli angkut H225N & heli latih H145/H135 serta upgrade dan modernisasi F-16 oleh PT Dirgantara Indonesia, serta Bom P-Series (100, 250, 500) yang merupakan 100% karya anak bangsa oleh PT Dahana.
Acara kemudian resmi dibuka ditandai penekanan tombol oleh Menhan Prabowo dan Bobby Rasyidin.
Dalam sambutannya, Menhan Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia.
Baca Juga: PT Pindad Raih Penghargaan Indonesia Top Digital PR Award 2023 Kategori Subsidiary BUMN
Dengan parameter saat ini, dapat diproyeksikan Indonesia dapat menjadi ekonomi terbesar ke-5 di dunia dalam waktu dekat.
“Dari sejak awal pendiri bangsa kita ingin Indonesia mampu menguasai teknologi dan menjadi negara industri.
"Kita harus bertekad industri pertahanan Indonesia dapat bangkit.
Baca Juga: Dorong PUMK Naik Kelas, PT Pindad Serahkan Sertifikat Merek Dagang
"Bangsa kita merupakan bangsa yang sangat besar dan kaya, sehingga kita tidak boleh menjual sumber daya alam secara mentah lagi, kita harus olah semuanya di Indonesia.