Selain itu, Riva menyebut pihaknya akan berfokus pada program-program pengembangan produk bahan bakar dengan bauran energi terbarukan, seperti Biofuel dengan FAME (B35).
Sejauh ini produk itu sendiri telah berhasil didistribusikan di sebagian besar wilayah Indonesia melalui 116 terminal BBM.
Baca Juga: Singgung soal Premier League, Cristiano Ronaldo Tegaskan Tak akan Kembali ke Eropa
Selain Biofuel, Pertamina Patra Niaga juga tengah menyiapkan pengembangan bahan bakar bensin dengan campuran ethanol di Indonesia serta Sustainable Aviation Fuel (SAF) untuk industri aviasi yang lebih ramah lingkungan.
"Pertamina Patra Niaga tidak akan berhenti berinovasi di era transisi energi," ujar Riva.
"Dengan kesiapan infrastruktur kami diseluruh Indonesia, transisi energi Pertamina Patra Niaga lihat sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis."
"Tentu dengan tetap menjalankan berbagai penugasan penyediaan energi bagi masyarakat," tandasnya.