Kabar BUMN - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) berhasil meraup laba bersih 92,7 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada semester I 2023.
PGE sukses menutup semester I 2023 dengan catatan positif.
Sepanjang semester I 2023, PGE menbukukan kenaikan labar 30,1 persen year on year (yoy).
Pada periode yang sama sebelumnya tahun lalu PGE hanya mencatatkan 71,3 juta dolar AS.
Baca Juga: Marak Penipuan Online Lewat WhatsApp, BNI Ingatkan Nasabah Agar Lebih Waspada
Pertumbuhan laba bersih PGE ini sendiri tak terlepas dari kenaikan pendapatan sebesar 11,9 persen (yoy) menjadi 206,7 juta dolar AS pada Semester I 2023.
Sebelumnya, PGE hanya mencatatkan 184,7 juta dolar AS pada perioe yang sama tahun lalu.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Keungan PGE, Nelwin Ardriansyah.
Bukan hanya itu saja, PGE juga mencatatkan kenaikan EBTIDA sebesar 13,3 persen (yoy) menjadi 175,5 juta dolar AS.
Nelwin menyatakan bahwa perusahaan berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja keungan.
Baca Juga: DAMRI Jabodetabek Residence Connexion (JRC) Jurusan Bekasi – Jakarta, Detail Rute, Jadwal, dan Tarif
"Posisi keuangan yang solid ini memotivasi kami untuk terus tumbuh secara berkelanjutan untuk menyediakan energi hijau yang andal dan terjangkau," Nelwin dikutip KabarBUMN.com dari Antara News.
Sementara itu, dari sisi produksi, PGE mencatatkan pencapaian positif, yakni sebesar 2.397,2 Gwh atau naik 7,7 persen (yoy).
Untuk utang perusahaan, Nelwin menjelaskan bahwa angka berkurang dari 935 juta dolar AS menjadi 731 dolar AS saja pada semester I 2023.