Kabar BUMN – Pertamina Group melihat ada peluang untuk melakukan pengembangan usaha di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini disampaikan oleh Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, A. Salyadi Saputra.
Dengan peluang tersebut, PT Pertamina (Persero) berencana akan membangun berbagai infrastruktur penting berupa rumah sakit, penginapan atau hotel, dan kampus di IKN.
Salyadi mengungkapkan, “Pertamina merencanakan akan membangun fasilitas-fasilitas pendukung di IKN sesuai dengan bidang usaha anak perusahaan yang bergerak dibidang Kesehatan, Hospitality, dan Pendidikan."
Baca Juga: Catatan Pertumbuhan Kinerja WSBP di Semester I/2023, Pendapatan Usaha Capai Rp 642 Miliar
Menurutnya, pembangunan kawasan terpadu di IKN dengan konsep smart city forest ini sangat sejalan dengan komitmen Pertamina untuk menjalankan bisnis dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Ia merinci, Pertamina merencanakan pengembangan Rumah Sakit melalui anak usaha PT Pertamina Bina Medika-IHC, pengembangan Hotel Resort melalui anak usaha PT Patra Jasa dan pengembangan Universitas Vokasi melalui Universitas Pertamina dalam satu Kawasan terpadu di IKN.
Selain itu, untuk sarana transportasi, PT Pelita Air Service akan membangun penghubung maskapai penerbangan atau hub kedua di Balikpapan yang akan dimulai prosesnya pada triwulan IV Tahun 2023.
Baca Juga: Magang BUMN Bersertifikat, PT Perkebunan Nusantara IX Buka Lowongan di Bagian SDM
"Pertamina melalui anak usahanya Pertamina Bina Medika IHC akan membangun Rumah Sakit dan klinik di wilayah IKN. Untuk klinik mungkin bisa dalam waktu dekat kita bangun dan sudah bisa beroperasi tahun ini juga dan untuk penanganan kesehatan lebih lanjut akan dirujuk ke RS Pertamina Balikpapan,” ujar Salyadi.
Untuk rumah sakit, rencananya akan dibangun di atas lahan 50 hektar di mana ditargetkan hanya 20% dari luas lahan yang terbangun, sisanya merupakan lahan berupa ruang terbuka hijau.
"Rencananya pembangunan hotel menggunakan rancangan bangunan dengan material olahan bambu, rotan dan kayu lokal sebagai salah satu sumber daya bahan bangunan melimpah. Kita berharap hotel sudah bisa beroperasi tahun depan," imbuhnya.
Baca Juga: Transformasi Bisnis, WSBP Luncurkan Maskot dan Layanan Baru
Untuk fasilitas edukasi berupa universitas vokasi, Universitas Pertamina juga merencanakan pengembangan kampus modern dan berkonsep green-building di atas lahan 50 hektar.
"Kampus universitas akan memiliki bangunan rektorat dan fakultas yang memiliki konsep tumbuh kembang dilengkapi fasilitas akomodasi bagi dosen dan mahasiswa," jelas Salyadi.