Kebut 52 Desa Energi, Pertamina Serius Garap ESG Berdayakan Masyarakat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 5 Agustus 2023 | 07:30 WIB
Kebut 52 Desa Energi, Pertamina Serius Garap ESG Berdayakan Masyarakat (Dok. Pertamina)
Kebut 52 Desa Energi, Pertamina Serius Garap ESG Berdayakan Masyarakat (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) terus menambah jumlah desa penerima manfaat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Energi Berdikari.

Hingga akhir Juli 2023 sudah terdapat 52 lokasi Desa Energi Berdikari di seluruh wilayah Indonesia.

Terbaru, Pertamina melakukan instalasi Energi Terbarukan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan total 33.250 watt peak (WP) di 5 lokasi yaitu Desa Kalijaran di Cilacap, Desa Wisata Danau Shuji di Muara Enim, Desa Tanjung Karang di Aceh Tamiang, Desa Kampung Apar di Pariaman, dan Desa Pulau Semambu di Ogan Ilir.

Baca Juga: SDG Innovation Accelerator For Young Professionals Award, Pertamina Sukses Sabet 3 Penghargaan

Tidak hanya membangun infrastruktur, program Desa Energi Berdikari melakukan program pemberdayaan masyarakat agar akselerasi transisi energi merata hingga ke pelosok desa dengan memanfaatkan sumber daya energi lokal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Program Desa Energi berdikari memberikan akses energi terbarukan sebagai solusi kebutuhan energi masyarakat yang akan membuka jalan untuk kemandirian energi dan ekonomi masyarakat.

“Melalui pemberian akses energi terbarukan kepada masyarakat, Pertamina dapat mensosialisasikan dan menghadirkan pengalaman transisi energi, sehingga masyarakat desa memahami pentingnya kehadiran energi untuk menggerakkan roda perekonomian,” terang Fadjar.

Baca Juga: Melihat Peluang Pengembangan Usaha, Pertamina akan Bangun Rumah Sakit, Penginapan, dan Kampus di IKN

Lebih lanjut Fadjar menjelaskan energi terbarukan dari sinar matahari di 5 desa sebagian besar untuk mendukung produksi pertanian dan perkebunan.

Seperti program yang dijalankan di Desa Kalijaran Kabupaten Cilacap, yang melakukan pemanfaatan energi baru terbarukan untuk irigasi sawah, yang dapat menyelesaikan persoalan kekurangan sumber air pada saat musim kemarau.

Hal ini sejalan dengan pemanfaatan di Desa Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir yang membutuhkan sumber energi listrik lebih besar untuk pompa air sebagai alat bantu petani untuk bercocok tanam.

Baca Juga: Perkuat Program UMK Academy, Pertamina Gandeng Kemendag Fasilitasi UMKM

Sementara itu, di Desa Wisata Danau Shuji Kabupaten Muara Enim, dan Desa Kampung Apar Kota Pariaman, pemanfaatan energi terbarukan untuk menggerakkan beberapa kegiatan seperti hidroponik, produksi olahan herbal, dan pertanian organik.

Sedangkan di Desa Tanjung Karang Kabupaten Aceh Tamiang digunakan sebagai sumber energi alternatif yang bersih, pada program Bengkel Doorsmeer Difabel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini