Kabar BUMN - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V berhasil mempertahankan 17 bendera emas sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3).
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa.
Jatmiko Santosa mengatakan pihaknya memang sudah berkomitmen dalam menerapkan SMK3.
Menurut Jatmiko, PTPN V terus memprioritaskan keselamatan dan kesehatan karyawannya.
Baca Juga: Gelar Pertemuan, PIEP dan PTTEP Sabah & Sarawak Oil LTD Buka Peluang Kolaborasi
"Sejak awal PTPN V menempatkan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja yang berkesinambungan secara mutlak," kata Jatmiko.
"Kami menempatkan keselamatan dan kesehatan para karyawan sebagai first priority karena teman-teman karyawan merupakan aset terpenting di perusahaan ini," imbuhnya.
Secara keseluruhan, PTPN V sudah memiliki 34 sertifikasi SMK3 sebagai bentuk pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja.
Jatmiko menjelaskan bahwa PTPN V sudah berkomitmen dalam manajemen SMK3 sejak 27 tahun silam.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Laga Semifinal Piala AFF U-23 2023 Timnas U-23 Indonesia Vs Thailand
Bukan hanya hanya menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, namun PTPN V menilai SMK3 juga bagian dari menjaga serta meningkatkan produktivitas.
"Komitmen dan konsistensi adalah tekad kami dalam menjalankan program-program yang melindungi karyawan kami," ujarnya.
Kepala Bagian Perencanaan Sustainability dan Teknologi Informasi PTPN V Ifri Handi Lubis menjelaskan 17 bendera emas SMK3 tersebut merupakan resertifikasi dari tiga tahun sebelumnya.