Kabar BUMN - Pemerintah telah mulai meluncurkan penyaluran bantuan pangan penanganan stunting tahap ke-2.
Pada hari Senin (11/09/2023), penyaluran bantuan pangan di lakukan di Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan kepada sekitar 238 Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Ke-238 keluarga berasal dari Desa Babakan Dramaga sebanyak 85 KRS dan Kelurahan Katulampa Bogor Timur 153 KRS.
Penyaluran bantuan pangan penanganan stunting tahap ke-2 akan dilakukan di 7 provinsi kepada sebanyak 1,4 juta KRS.
Menurut Direktur Supply Chain Management (SCM) dan Teknologi Informasi (TI) Bernadetta Raras, untuk provinsi Jawa Barat terdapat 406.579 KRS.
Baca Juga: Demi Perkuat Inklusifitas Petani, Peternak dan Nelayan, ID FOOD Siap Kolaborasi dengan Koperasi
Sementara itu, Deputi II Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nyoto Suwignyo mengatakan, seperti tahap sebelumnya bantuan tahap kedua ini disalurkan berdasarkan data KRS.
Data ini bersumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Data tersebut setiap bulan di-update, sehingga data yang dipergunakan merupakan data yang sudah diperbaharui.
Baca Juga: Jalin Kemitraan, PPI dan Paskomnas Launching Kios Pangan ID Food
Ia menekankan, agar bantuan pangan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak masa pertumbuhan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Berdikari Syarkawi Rauf serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat.***