Upacara diawali dengan ngargo tirta, dan dilanjutkan upacara caru, pembersihan, ngelinggihan Ida Bhatara, dan menghaturkan sesaji diiringi tari Bedaya Maha Puja.
Baca Juga: Platform Artificial Intelligence Pertama di Bandara Indonesia, AP II Kenalkan AeroBuddy
Setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan puja khusus yang dilantunkan oleh pinandita dalam bentuk doa bagi keselamatan bangsa.
Setelah upacara inti selesai, maka upacara Gema Santi Puja 1008 Genta dilanjutkan prosesi Purwa Dhaksina, di mana para pinandita berjalan mengelilingi Candi Prambanan (searah jarum jam) sambil terus membunyikan genta dan merapalkan mantra Om Nama Siwaya sejumlah 1008 kali.
Setelah murwa daksina selesai, maka semua pinandita kembali ke tempat upacara untuk melaksanakan ritual simakrama.
PT TWC berkomitmen menghadirkan destinasi yang berkualitas dengan pelayanan prima untuk menerima kedatangan ribuan umat hindu di Candi Prambanan.
Walau tidak menutup layanan bagi kunjungan wisata reguler, namun pengelola Taman Wisata Candi Prambanan telah menyiapkan sarana dan prasarana penunjang dengan optimal.
PT TWC telah mengagendakan program wisata spiritual yang meliputi aktivitas-aktivitas pada waktu khusus, seperti persembahyangan purnama tilem, hari besar keagamaan Hindu seperti, Galungan, Kuningan, Pagerwesi, Saraswati.
Baca Juga: Fitur Super Lengkap! Transfer Valas di Livin' by Mandiri Makin Diminati
Program ini dihadirkan untuk menggaungkan nilai-nilai sakral maupun profan, yang bisa menjadi sumber nilai luhur bagi penguatan kualitas kehidupan berbangsa maupun bernegara.
“Candi Prambanan ini adalah aset dan budaya Indonesia yang dimiliki oleh negara untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, terutama dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya.***