"Pada kesempatan ini saya ucapkan selamat kepada Pertamina Hulu Mahakam sebagai pemenang The Best PSC of the Year,” ungkapnya.
Seluruh prestasi yang diraih menjadi motivasi PHE untuk menghadapi tantangan menjaga keberlanjutan industri hulu migas dalam jangka waktu yang panjang.
PHE menjalankan beberapa strategi guna mendukung kedaulatan energi nasional.
Tiga strategi inisiatif dijalankan PHE yaitu sustain; pengelolaan aset wilayah kerja (WK) eksisting, di mana kontribusi eksplorasi dibutuhkan dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi migas.
Baca Juga: Bersinergi dengan TNI, Pertamina Patra Niaga Dukung Pembangunan SPBT Terpadu II di Surabaya
Strategi kedua, growth, PHE mencari potensi eksplorasi baru yang dapat mendukung pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.
Strategi ketiga, partnership, memberikan nilai tambah pada eksekusi kegiatan eksplorasi melalui berbagi risiko, biaya dan penerapan teknologi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyatakan Pertamina melalui anak usaha di sektor hulu terus berupaya meningkatkan produksi untuk mendukung target Pemerintah dalam mencapai 1 juta BOPD dan gas sebesar 12 BSCFD.
Baca Juga: 42 Tahun Pertamina PDC : Rise The Future
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pekerja dan manajemen untuk mengoptimalkan kinerja operasi hulu Pertamina," ujar Fadjar.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), untuk mendukung target Pemerintah dalam mencapai produksi minyak 1 Juta BOPD dan produksi gas 12 BSCFD pada tahun 2030.
PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai partisipan/member sejak Juni 2022.
Baca Juga: Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor, Pertamina Promosikan 10 UKM di China ASEAN EXPO 2023
PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG.