Literasi juga menyediakan pemandu bilingual untuk pengunjung berbahasa Inggris.
Para peserta pelatihan juga bisa bergabung dalam komunitas peternak muda Literasi yang menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan diskusi seputar dunia peternakan hingga pengolahan limbah ternak.
Wadah ini juga untuk membangun jaringan antarpegiat peternakan di tanah air.
Sementara itu, Petrokimia Gresik sendiri telah melakukan pendampingan peternak sapi di Sumbersari ini sejak tahun 2018.
Program ini sejak awal difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelolaan ternak, penciptaan produk olahan limbah ternak, pengembangan usaha kelompok, serta penguatan manajemen kelompok.
Baca Juga: Butuh Persiapan yang Sangat Matang, Simak 5 Tips Berikut Ini Sebelum Pergi Camping
Sampat saat ini, program itu terus berkembang hingga pelatihan pembuatan safety brief untuk pengunjung edufarm, pelatihan pengelolaan website e-learning, pelatihan pengelolaan media sosial, serta pendampingan pengurusan hak merk dan izin lainnya.
Terakhir, Dwi Satriyo mengatakan bahwa pihaknya sebagai bagian dari BUMN yang memiliki fungsi sebagai agen pembangunan, akan terus berupaya meningkatkan komitmen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui Program Literasi, masyarakat dapat melakukan pengelolaan limbah tani dan ternak, hingga menjadi fasilitator pelatihan di bidang pertanian dan peternakan terintegrasi. Kami berharap, Edufarm Literasi dapat menjadi motor kemajuan peternakan di tanah air," pungkasnya.***