Kabar BUMN - PT Pegadaian kembali berbangga usai meraih penghargaan Top 50 Kartini Humas Indonesia.
Penghargaan itu tepatnya diraih oleh Plt Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian, Riana Rifani.
Riana Rifani menerima langsung penghargaan yang diberikan oleh Praktisi PR terkemuka, Prita Kemal Ghani dalam acara perayaan Sewindu PR Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (21/9/2023) lalu.
Baca Juga: Tutorial Cara Bayar Gadai Online Melalui BRImo, Tidak Perlu ke Kantor Pegadaian Lagi
“Alhamdulillah, sungguh suatu kebanggaan bisa terpilih dalam Top 50 Kartini Humas Indonesia.
"Penghargaan ini tentu diperuntukkan bagi seluruh Insan Pegadaian khususnya Tim Komunikasi (Humas) Pegadaian yang telah bekerja keras mencurahkan tenaga dan kreativitas untuk menjaga reputasi perusahaan melalui sajian informasi bagi masyarakat baik berupa press release hingga konten kreatif yang tersaji melalui kanal digital yang dimiliki oleh Pegadaian,” ujar Riana, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pegadaian.co.id, Sabtu (30/9/2023).
Top 50 Kartini Humas Indonesia adalah penghargaan untuk perempuan tangguh yang memberikan kontribusi terbaik di dunia public relation sebagai upaya menjaga reputasi perusahaan.
Baca Juga: Tanpa ke Kantor Pegadaian, Simak Panduan Cara Bayar Gadai Online Melalui Livin by Mandiri
Riana termasuk salah satu dari 50 kartini lainnya yang terpilih setelah melalui proses penjurian ketat dari para ahli dan praktisi kehumasan yang diinisiasi oleh PR Indonesia.
CEO CPROCOM Emilia Bassar, seorang praktisi PR yang ditunjuk sebagai salah satu dewan juri menjelaskan kriteria Top 50 Kartini Humas Indonesia.
Menurutnya, kandidat yang dipilih adalah perempuan yang menekuni bidang atau pekerjaan di dunia komunikasi.
Baca Juga: Simak Cara Bayar Gadai Pegadaian Online Melalui Aplikasi LinkAja
Kandidat harus memberikan kontribusi besar, bukan hanya untuk perusahaan atau lembaganya saja, tapi juga untuk masyarakat dan Bangsa Indonesia.
“Para perempuan yang termasuk dalam kriteria sebagai Kartini Humas Indonesia, harus bisa menjalankan praktik-praktik humas yang penuh inovasi, kreativitas, dan tentu saja mampu menginspirasi para praktisi humas atau profesi lainnya di bidang komunikasi,” jelas Emilia.