Kabar BUMN - Petrokimia Gresik terus menciptakan masa depan baru dengan mengoptimalkan green industry dan kepuasan pelanggan.
Komitmen itu sendiri terlihat ari inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik selama ini.
Beberapa di antaranya adalah Internal Supply Chain Excellence (ISCE), High Efficiency Low Emission Eco-System.
Salah satu inovasi terbaru dari Petrokimia Gresik adalah Phonska Alam.
Baca Juga: Tips Memilih Hotel Terbaik untuk Liburan dan Staycation
Inovasi ini berhasil mendapatkan prestasi di ajang Pupuk Indonesia Quality Improvement (PIQI) di Bontang, Kalimantan Timur.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan ISCE merupakan program pada rantai kegiatan pengelolaan logistik.
"Implementasi program ISCE mampu menurunkan biaya internal supply chain di Petrokimia Gresik dari Rp376,3 miliar menjadi Rp286,6 miliar."
"Terdapat penghematan biaya hampir 24 persen," tutur Dwi Satriyo.
Baca Juga: PTPN X Buka 9 Lowongan Magang BUMN untuk Mahasiswa Semester Akhir dan Fresh Graduate
Program ISCE berangkat dari upaya untuk melakukan penghematan dalam rangka memberikan produk terbaik dan kompetitif bagi pelanggan.
"Inovasi ini sebagai upaya perusahaan dalam mengakselerasi dan menciptakan masa depan baru sebagai perusahaan global berwawasan lingkungan yang selaras dengan tujuan bersama dari Pupuk Indonesia Grup," ujarnya.
Berkat ISCE, Petrokimia Gresik juga berhasil menjadi juara satu kategori Best Growth dalam PIQI 2023.
Petrokimia Gresik juga ditetapkan sebagai Best Performance dalam PIQI 2023 atas inovasi produk terbaru yakni Phonska Alam.