Kabar BUMN - Di September 2023, Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) bersama dengan Pupuk Kujang melakukan persiapan tanam benih padi di lahan seluas 25 hektare di Desa Seruni – Cilegon.
Kegiatan yang masuk ke dalam Program Makmur ini melibatkan 28 petani dari desa setempat.
SPM Program Makmur PI Niaga Hafid menjelaskan, tujuan Program Makmur di daerah Cilegon ini untuk menciptakan klaster pertanian dengan ekosistem bisnis yang sehat secara komersial.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Niaga Dukung Penyebaran Toko Pe-I Pupuk Indonesia
Sehingga dapat memperbaiki pendapatan petani dan mempersiapkan klaster tersebut dalam menghadapi pengalihan subsidi pupuk.
Di program ini PI Niaga memberikan pengawasan khusus dalam bentuk penyediaan tenaga pengawas yang berpengalaman untuk memastikan Program Makmur dapat memberikan manfaat secara optimal.
Menurut Pengawas Pertanian PI Niaga Ismail Aziz, respons petani sangat baik. Ini dibuktikan dengan antusiasme petani bekerja sama melakukan perencanaan budidaya yang komprehensif.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Niaga Tandatangani Komitmen Antifraud
“Petani mengatakan belum ada program pertanian seperti ini. Dari pemilihan bibit, perencanaan penanaman hingga manajemen panen di program sedemikian rupa detail, untuk tujuan peningkatan produktifitas hasil panen,” terang Ismail.
Lebih dari itu, petani yang mengikuti Program Makmur memeroleh pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan petani yang tidak berprogram.
“Ini karena produktivitas padi yang dihasilkan meningkat dan berkualitas, agroinput berkualitas dan tepat waktu, perencanaan budidaya dan perencanaan manajemen hasil panen baik,” ungkap Hafid.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Niaga Geliatkan Bisnis di Luar Pupuk
Hebatnya, keberhasilan program PI Niaga ini terjadi di tengah kondisi pertanian yang tengah menghadapi kemarau panjang dan curah hujan rendah akibat dampak dari fenomena naiknya suhu permukaan air laut atau El Nino.
Di sisi lain, hingga Agustus 2023, Pupuk Indonesia telah menjalankan program Makmur di atas lahan seluas 226.299 hektar atau 131 persen dari target 172.667 hektar.