“Pindad harus dekat dengan kesatuan Infanteri, sehingga bisa tahu persis teknologi dan persenjataan yang diperlukan di kesatuan Infanteri yang dapat dikembangkan bersama,” tutur Sigit.
Baca Juga: Disaksikan Danpussenkav, Pindad Sukses Uji Tembak Medium Tank Harimau
Menurutnya, dengan demikian semua produk yang dioperasikan oleh Kesatuan Infanteri benar benar digunakan secara optimum
“Ke depan, kita harus mengembangkan (produk yang) 5-10 tahun (lebih canggih), sehingga future weapon system Kesatuan Infanteri dikembangkan di PT Pindad,” tutup Sigit.***