trending

PT Timah Tbk Tambahkan Area Pemancingan di Kampong Reklamasi Selinsing, Lokasi Wisata yang Bekas Lahan Tambang

Jumat, 20 Oktober 2023 | 07:00 WIB
Tempat pemancingan di Kampong Reklamasi Selinsing. (timah.com)

Kabar BUMN - PT Timah Tbk secara konsisten melakukan reklamasi dan memanfaatkan kembali lahan-lahan bekas tambang, utamanya untuk difungsikan menjadi kawasan wisata terpadu.

Terkini PT Timah Tbk menambah fasilitas rekreasi di Kampong Reklamasi Selinsing, sehingga kian diminati masyarakat.

Kampong Reklamasi Selinsing yang didirikan PT Timah Tbk ini berlokasi di Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, dengan mengusung konsep edu ecotourism.

Baca Juga: Kesuksesan Kampoeng Reklamasi Air Jangkang Antarkan MIND ID Unjuk Diri di ICAII 2023

Kawasan wisata terpadu ini memiliki banyak wahana dan pilihan aktivitas yang bisa dinikmati. Bahkan beberapa spotnya menarik untuk dijadikan lokasi swafoto.

Beberapa spot yang menarik seperti dermaga, rumah panggung, fishing villa, area hortikultura, kupi tumpa, pencil signage, giant brand, concrete keyboard serta area peternakan.

Masih ditambah beberapa fasilitas lain yang memadai seperti musala, rumah adat, dan gazebo serta floating cafe apung.

Baca Juga: Dukung Pelestarian Lingkungan, PT Timah Rehabilitasi Satwa Liar di Lahan Bekas Tambang

Baru-baru ini PT Timah Tbk telah membangun lokasi pemancingan, sehingga bagi pengunjung yang hobi mancing bisa menyalurkan hobinya di salah satu area yang telah disediakan.

Ketua BUMDEs Selinsing Diki Apriansyah mengatakan, saat ini fasilitas yang tersedia di area Kampong Reklamasi sudah cukup lengkap, apalagi PT Timah Tbk telah membangun atau menyediakan lokasi pemancingan untuk pengunjung.

"Alhamdulillah, kita menambah fasilitas baru yakni tempat pemancingan di area ini," kata Diki Apriansyah.

Baca Juga: Siasat PT Timah Tbk Menjaga Keberlangsungan Timah Bagi Teknologi di Masa Depan

Menurut Diki, awal mula atau ide awal membuat lokasi pemancingan itu berasal dari pengunjung yang ingin memancing. Apalagi kolam atau tambak memamg sudah tersedia. "Kita sambut baik masukan itu," jelasnya.

Diki memaparkan, pembuatan lokasi pemancingan itu memakan waktu sekitar lima bulan, dan direncanakan dibuka untuk umum pada akhir tahun mendatang.

Halaman:

Tags

Terkini