Kabar BUMN - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC Terminal Kendaraan/IPCC) berhasil meraup pendapatan sebanyak Rp548,16 miliar atau naik 7,83% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan nilai Rp508,34 miliar.
Pendapatan tersebut imbas positif peningkatan kegiatan bongkar muat hingga akhir September 2023 atau sepanjang sembilan bulan di tahun 2023.
Kenaikan pendapatan banyak disumbang Pelayanan Jasa Terminal yang naik dari Rp472,56 miliar di sembilan bulan tahun lalu menjadi Rp504,73 miliar. Diikuti Pelayanan Jasa Barang yang naik menjadi Rp30,01 miliar dari periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp26,60 miliar.
Baca Juga: Dua Tahun Paska Merger, Komitmen Transformasi Pelindo Ciptakan Banyak Peningkatan
Sementara itu, Pelayanan Jasa Rupa-Rupa Usaha menyumbang pendapatan sebanyak Rp7,01 miliar dari tahun sebelumnya Rp5,12 miliar dan Pengusahaan Tanah, Bangunan, Air, dan Listrik yang naik menjadi Rp6,35 miliar dari Rp4,05 miliar di sembilan bulan tahun lalu.
Pada sisi EBITDA, terdongkrak 15,07% menjadi Rp299,09 miliar di periode sembilan bulan di tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp259,93 miliar.
Dengan demikian, pada sisi bottom line, diperoleh Laba Tahun Berjalan IPCC ialah sebanyak Rp141,94 miliar atau naik 30,34% dari sebelumnya Rp108,90 miliar dengan nilai EPS mencapai Rp78,06 lebih tinggi dari tahun sebelumnya di angka Rp59,89.
Baca Juga: Dukung Pembangunan Inklusif Disabilitas, Subholding Pelindo Solusi Logistik Gelar Program KEDIP
Pada sisi rasio keuangan IPCC turut menunjukan angka yang baik. Profitabilitas IPCC menunjukan peningkatan di antaranya EBITDA Margin yang naik menjadi 54,56% dari periode tahun sebelumnya sebesar 39,53%; Net Profit Margin sebesar 25,89% di atas tahun lalu sebesar 21,42%.
ROA dan ROE masing-masing ialah di level 8,15% dan 11,70% di atas pencapaian tahun lalu dimana ROA 9M-22 sebesar 5,23% dan ROE sebesar 9,62%.
Dengan kenaikan pendapatan tersebut, IPCC mampu mengimbangi adanya kenaikan Beban Pokok Pendapatan yang di periode sembilan bulan tahun ini sebanyak 9,16% dari Rp264,00 miliar di periode tersebut di tahun lalu menjadi Rp288,19 miliar.
Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Terima Surat Keputusan Peningkatan Kemampuan Terminal Martapura Baru
Kenaikan utama masih dikontribusi Biaya Kerja Sama Mitra Usaha seiring meningkatnya kegiatan bongkar muat di seluruh Terminal IPCC. Diikuti kenaikan Biaya Penyusutan sebagai imbas dari penerapan PSAK 73 terhadap Sewa atas Aset yang ada di Terminal IPCC.
Alhasil, Laba Kotor mampu mengalami kenaikan 6,40% menjadi Rp259,97 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp244,34 miliar.