Kabar BUMN - Sebagai salah satu upaya untuk mendorong pengembangan SDM berkualitas tinggi yang merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan kualitas dan produktivitas para InsanPAL, PT PAL Indonesia menggelar kegiatan Webinar bertajuk “The Power of Change Management Through High-Performing Employees”, yang didukung dengan penerapan Transformasi Industri Maritim 4.0.
Ini diharapkan dapat menjadi akselerasi PT PAL dalam mencapai visi menjadi industri pertahanan berkelas dunia.
Agenda yang digelar secara daring ini, merupakan rangkaian agenda rutin yang dihelat oleh tim Change Management PT PAL Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing.
Baca Juga: BULOG Kelola 24 Infrastruktur Pasca Panen, Lumbung Pangan Nasional Makin Kuat
Pada kesempatan tersebut, SEVP Transformation Management Satriyo Bintoro, membuka langsung kegiatan yang dihadiri oleh ratusan karyawan PT PAL Indonesia.
Dalam sambutannya, Satriyo Bintoro menyampaikan bahwa, “Dari high performing employee ini diharapkan tidak berhenti pada ditingkat individu saja. Namun dapat menggerakkan seluruh personil sehingga tercapai team work yang mampu bersama-sama mencapai tujuan perusahaan.”
Satriyo Bintoro juga menegaskan akan pentingnya menerapkan perubahan berkelanjutan, agar dapat menjadi perusahaan yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
Sekaligus, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi leverage performance bagi perusahaan.
Pada agenda kali ini, menghadirkan Manager Change Management PT PAL Indonesia; Kolonel Dedy Priyadi Senopati WD, S.E., M.Ak sebagai keynote speaker 1, serta Mushonnifun Faiz Sugihartanto S.T,M.Sc. CPLM selaku Dosen Manajemen Bisnis ITS sebagai keynote speaker 2.
Kolonel Dedy Priyadi Senopati yang berkesempatan sebagai keynote speaker menyampaikan, tujuan dan fungsi dari adanya change management serta tahapan yang perlu dilakukan dalam mengoptimalkan proses perubahan.
Kolonel Dedy Priyadi WD, S.E., M.Ak juga menjelaskan bahwa kekuatan manajemen perubahan akan meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan, sehingga PT PAL Indonesia mampu berdiri dan berinovasi di tengah perkembangan dan persaingan bisnis industri maritim.
Memasuki sesi berikutnya, Mushonnifun Faiz Sugihartanto S.T,M.Sc. CPLM selaku akademisi menambahkan bahwa manajemen perubahan diperlukan untuk mengubah mobilitas manusia, cara berkomunikasi dan pengelolaan perusahaan agar dapat mewujudkan kesejahteraan, sehingga hal ini harus dikelola dengan baik dan tepat.
Baca Juga: Tak Perlu Takut Becek dan Polusi, Ini 3 Rekomendasi Tempat Wisata Indoor Seru di Jakarta