trending

Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Milik Petrokimia Gresik Meraih GPAS Award 2023

Senin, 30 Oktober 2023 | 17:00 WIB
Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik Petrokimia Gresik meraih Green Port Award System (GPAS) 2023 (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN - Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik Petrokimia Gresik meraih penghargaan internasional Green Port Award System (GPAS) 2023 dari APEC Port Service Network (APSN).

Penghargaan GPAS Award 2023 diterima oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Bangkok, Thailand pada Selasa (24/10) lalu.

Usai menerima penghargaan, Robby mengatakan bahwa TUKS Petrokimia Gresik menjadi pelabuhan curah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapatkan GPAS Award.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Paling Horor di Dunia, Berani Berkunjung?

Menurutnya, apresiasi ini memperkuat capaian sebelumnya dimana pelabuhan Petrokimia Gresik menjadi pelabuhan terbaik dalam ajang Anugerah Green Port Award 2022 yang diselenggarakan oleh Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarvest) Republik Indonesia.

"Pelabuhan Petrokimia Gresik bertaraf internasional. Aktivitas kepelabuhanan di Petrokimia Gresik tidak hanya antarpulau, tapi juga antarnegara. Penerapan Green Port sudah menjadi kebutuhan bagi Petrokimia Gresik sebagai salah satu instrumen dalam meningkatkan daya saing usaha, khususnya dalam mendukung Pupuk Indonesia go global," tandas Robby.

Konsep Green Port menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan, sehingga semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.

Baca Juga: Makin Mudah Liburan Keliling Kota, Ini Daftar Kota di Indonesia yang Punya Fasilitas Bus Rapid Trans

Konsep Green Port juga mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. Beberapa implementasi yang telah dilakukan yaitu pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, dan digitalisasi.

“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,” ujar Robby.

Selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga dilaksanakan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan laut yang berada di daerah lingkungan kerja Petrokimia Gresik, dengan cara menurunkan pencemaran limbah dan sampah domestik. Sedangkan, kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon, dan emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Jasa Marga Sabet 3 Penghargaan di Ajang Keterbukaan Informasi Digital 5.0 KIP BUMN Awards 2023

“Dengan demikian Penerapan Green Port juga mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam,” imbuh Robby.

Lebih lanjut, Robby menambahkan, optimalnya penerapan Green Port akan berdampak pada kelancaran distribusi pupuk bersubsidi, mengingat tanggung jawab penyaluran pupuk bersubsidi yang diamanahkan kepada Petrokimia Gresik tidak hanya di Pulau Jawa yang dapat ditempuh melalui jalur darat, tapi juga antarpulau yang membutuhkan transportasi laut.

Halaman:

Tags

Terkini