trending

Terbukti Lebih Ramah Lingkungan, Tol Udara Inovasi AirNav Indonesia Sukses Curi Perhatian Dunia

Selasa, 31 Oktober 2023 | 12:30 WIB
AirNav Indonesia tanda tangani 6 kerja sama dengan negara-negara di Asia Pasifik tkait Tol Udara di Hotel Grand COpthorne Waterfront, Singapura pada Senin (23/10/2023) lalu. (airnavindonesia.co.id)

“AirNav Indonesia bangga bisa diundang dalam perhelatan ini, yang menandakan bahwa kualitas pelayanan navigasi penerbangan Indonesia sudah diakui dunia internasional, baik dari sisi fasilitas, SDM maupun prosedurnya,” katanya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari airnavindonesia.co.id, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga: Menhub Resmikan Kerja Sama AirNav Indonesia dan Boeing untuk Layanan Navigasi Penerbangan Level Dunia

"Salah satu kesepakatan yang ditandatangi berjudul Trajectory Based Operations (TBO) Pathfinder Project, dimana semua pihak sepakat untuk meningkatkan keteraturan dan efisiensi penerbangan Internasional yang melintasi berbagai Negara tersebut.

"Termasuk dalam hal pertukaran dan update data penerbangan, sehingga pesawat bisa tiba dengan tepat waktu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, AirNav Indonesia turut menandatangani kesepakatan Oceania Implementation of Free Route Operations (FRTO) Project dengan Airways New Zealand, dan CAAS Singapore.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Ulang Susunan Direksi AirNav Indonesia

Kesepakatan tiga negara tersebut berkaitan dengan rute penerbangan bebas yang dapat dipilih oleh maskapai penerbangan sehingga jadi lebih efisien, hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan.

“Kesepakatan ini menitikberatkan pada kolaborasi antara tiga negara (Indonesia, New Zealand dan Singapura) untuk mewujudkan seamless air traffic management dengan cara mempersingkat rute perjalanan antar tiga negara tersebut sehingga lebih efisien,” jelas Polana.

Kesepakatan ini merupakan perkembangan Tol Udara yang telah diimplementasikan AirNav Indonesia sebelumnya.

Baca Juga: Dukung Penyelenggaraan KTT ASEAN Ke-42, AirNav Indonesia Siapkan Ruang Udara Khusus

“Dengan berpartisipasi dalam penandatanganan perjanjian ini, merupakan wujud nyata AirNav Indonesia dalam mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar minyak, rendah emisi, dan dapat menghemat waktu penerbangan, yang mana semuanya akan menciptakan efisiensi bagi industri penerbangan sekaligus turut menjaga kelestarian lingkungan,” lanjut Polana.

Polana menegaskan bahwa komitmen Indonesia bagi Asia Pasifik dalam proyek FRTO dan TBO Pathfinder didukung dengan keyakinan bahwa bersama kita dapat melakukan revolusi industri di dunia navigasi penerbangan, serta memastikan kelancaran dan keselamatan penerbangan bagi semua yang terlibat.

Penandatanganan kesepakatan ini menjadi simbol bagi dedikasi Indonesia terhadap inovasi dan kemajuan sektor penerbangan.

Baca Juga: AirNav Indonesia Tutup Bandar Udara Aminggaru Terkait Insiden Penembakan

“Dengan ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) hari ini, mari kita tapaki masa depan dengan antisipasi penuh, menyadari bahwa kerja sama ini akan menghasilkan masa depan yang lebih baik bagi wilayah Asia Pasifik dan khususnya bagi Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini