trending

Transformasi Dorong Kinerja Terminal Peti Kemas Meningkat, Pengguna Jasa Sebut Hemat 30 Persen

Rabu, 1 November 2023 | 06:00 WIB
Transformasi yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menunjukkan hasil bagus. Salah satunya, kegiatan bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas Jayapura-Papua semakin cepat. (pelindotpk.co.id)

Direktur Utama PT Pelindo Terminal Petikemas M. Adji mengatakan pihaknya melakukan sejumlah upaya transformasi untuk meningkatkan layanan terminal peti kemas bagi para pengguna jasa.

Baca Juga: Kolaborasi BUMN, Pelindo Terminal Petikemas dan BSI Kerja Sama Hadirkan Kemudahan Pembayaran Kepelabuhan

Saat ini pun pihaknya sedang fokus melakukan standardisasi terminal peti kemas agar seluruh terminal peti kemas memiliki standar yang sama dalam melakukan kegiatan pelayanan operasional.

Adji menerangkan, “Para pekerja operasional diberikan pemahaman yang sama tentang basic operasional terminal peti kemas, termasuk juga proses yang terjadi di dalam kegiatan operasional.”

“Mereka juga akan magang kerja di terminal yang sudah standar, seperti di IPC TPK, JICT maupun TPK Koja untuk melihat dan bekerja langsung disana sebelum kembali ke terminal asal,” kata Adji.

Baca Juga: Dukung Pengimplementasian Green Port di Area Pelabuhan, PT Pelindo Terminal Petikemas Menanam Bibit Mangrove

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan pemenuhan kebutuhan minimal atas fasilitas dan peralatan di terminal. Perbaikan dermaga, lapangan penumpukan dan perbaikan fasilitas lainnya dilakukan oleh perseroan.

Untuk peralatan terminal, SPTP melakukan pola optimalisasi aset dengan memanfaatkan peralatan yang sudah tersedia.

Dengan optimalisasi aset, Adji menjelaskan, SPTP dapat memaksimalkan alat yang dimiliki Pelindo Group. Bisa jadi sebuah alat di satu terminal kurang maksimal sementara di terminal lain alat tersebut sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Tak Berhenti Transformasi, SPTP Remajakan Sistem Pendukung Operasional TPK Ambon

“Sehingga kita pindahkan alat tersebut. Pemenuhannya lebih cepat, berbeda jika harus pengadaan baru membutuhkan waktu yang cukup panjang,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini