Kabar BUMN - Hadir sebagai pembicara pada talk show bertajuk "Menjaga Ekonomi Jatim Tetap Stabil Hingga 2024" di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (9/11/2023), Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur (Jatim).
Provinsi ini mengalami peningkatan sebesar 4,86 persen (YoY) di Q3-2023, diiringi dengan tingkat inflasi yang dapat ditekan, turun menjadi 0,27 persen pada bulan Oktober 2023 dari 0,32 persen pada bulan September 2023 lalu.
Data-data pencapaian tersebut, menurut Tony, memperlihatkan potensi untuk menarik investasi baru di Jatim.
Baca Juga: Cegah Stunting, PTFI dan PWKK Freeport Berikan Edukasi Gizi Bagi Masyarakat Suku Dani dan Suku Damal
Dalam keterangannya kepada media, Senin (13/11/2023), Tony mengatakan, "Pertumbuhan ekonomi Jatim akan sangat dipengaruhi oleh adanya investasi dari luar Jatim dan luar negeri. Salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh investor adalah kondisi makro ekonomi Jatim yang menjanjikan."
Tony juga menyampaikan faktor lainnya adalah kestabilan politik dan pemerintahan, situasi keamanan kondusif serta masyarakat Jatim yang rukun dan tenang.
Tony mengatakan ekonomi Jawa Timur diuntungkan dengan adanya berbagai proyek atau industri. Salah satunya adalah kehadiran smelter milik PTFI yang berada di kawasan Java Integrated Industrial Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.
Baca Juga: Freeport Indonesia Borong 5 Penghargaan dari Kementerian ESDM
Hingga akhir Oktober 2023, pembangunan smelter PTFI di Gresik sudah mencapai lebih dari 80 persen dengan nilai investasi yang sudah dibelanjakan sebesar 43 triliun rupiah. Tony optimistis konstruksi fisik smelter PTFI akan selesai pada bulan Desember 2023.
"Setelah konstruksi fisik smelter PTFI rampung, kami akan melakukan tahapan pre-commissioning dan commissioning untuk mengintegrasikan sistem. Lalu, PTFI Smelter akan mulai beroperasi pada bulan Mei 2024 dan produksi pada bulan Agustus 2024," kata Tony.
Ia menjelaskan smelter yang sedang dibangun sekarang ini adalah smelter kedua. PT Smelting merupakan smelter pertama yang berlokasi di Gresik dan sudah mulai produksi sejak tahun 1999.
Akhir tahun 2023 nanti, PT Smelting akan melakukan ekspansi dari satu juta ton menjadi 1,3 juta ton, menambah kapasitas pengolahan sebesar 300 ribu ton konsentrat tembaga. "Ini akan diresmikan dan mulai beroperasi di tanggal 15 Desember 2023," ujarnya.
Lebih lanjut Tony meyakini ekonomi Jawa Timur akan semakin meningkat karena potensinya sangat besar. Selain terdapat banyak proyek dan industri, ia mengatakan, jumlah pelabuhan yang sudah banyak saat ini akan ditambah lagi.