trending

BSI Targetkan Peresmian Green Building di Aceh Awal Tahun 2024

Sabtu, 18 November 2023 | 12:30 WIB
Topping Off Green Building BSI Aceh. (bankbsi.co.id)

Kabar BUMN — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan Gedung Landmark Perseroan berkonsep green building di Aceh senilai Rp325 miliar diresmikan pada Maret 2024.

BSI menuntaskan penutupan bagian atas yang menjadi simbol telah dirampungkannya proses konstruksi atau topping off Gedung Landmark BSI Aceh pada Rabu, 15 November 2023.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam sambutannya, mengatakan bahwa Gedung Landmark BSI Aceh nantinya terdiri dari 10 lantai dengan tinggi 46,6 meter dan menjadi gedung perkantoran tertinggi di Aceh.

Baca Juga: Pemegang Saham Ganti Direktur Strategi dan Komersial Subholding Pelindo Jasa Maritim, Ini Susunan Anggota Direksi SPJM Terbaru

“Alhamdulillah saat ini kami telah menyelesaikan 51,56% proses pembangunan gedung. Kami menargetkan pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh selesai Februari 2024 dan diresmikan pada Maret 2024,” ungkap Hery, dilansir KabarBUMN.com dari bankbsi.co.id.

Ia juga menekankan, nantinya gedung tersebut akan menjadi Kantor Wilayah BSI di Aceh. Sekaligus menjadi kantor wilayah bank pertama di Indonesia yang berdiri di provinsi yang terletak paling barat tersebut.

Menurut Hery, hadirnya Gedung Landmark BSI Aceh dan menjadi kantor wilayah  merupakan bentuk keseriusan komitmen Perseroan untuk memberikan layanan operasional dan kontribusi terbaik bagi perekonomian di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Konsisten Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pelayanan, Jasa Marga Kembali Raih Penghargaan Emas di Ajang SNI Award 2023

“Kami ingin menjadi bank yang terus meningkatkan inklusivitas dan bersama-sama seluruh stakeholders mendorong pertumbuhan perekonomian di Aceh. Hadirnya gedung ini memperkuat komitmen BSI untuk bersama-sama masyarakat Aceh memajukan kesejahteraan di bumi Serambi Mekah,” katanya.

Upaya dan komitmen BSI tersebut sudah terlihat selama ini. Pada September 2023, secara tahunan aset BSI di Aceh tumbuh 10,99% menjadi Rp19,40 triliun. Pembiayaan tumbuh 16,32% menjadi Rp18,86 triliun dengan 44,30% porsinya diserap sektor UMKM. Pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 2,57% menjadi Rp15,30 triliun. Sedangkan pencapaian laba sebesar Rp474 miliar.

Untuk mendukung transaksi keuangan masyarakat di Provinsi Aceh, BSI memiliki 160 kantor cabang. Jaringan tersebut diperkuat pula dengan lebih dari 700 mesin ATM dan akan ditambah menjadi 1.000 unit seiring pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2024; sekitar hampir 1.000 mesin EDC Merchant; lebih dari 17.000 BSI Smart Agent; dan lebih dari 29.000 QRIS yang tersebar di seluruh penjuru Provinsi Aceh.

Baca Juga: Jelajahi Dunia Kuliner Lewat Kamera, Simak 10 Tips dan Trik Menjadi Seorang Food Vlogger Sukses Berikut ini!

Selain itu, BSI telah membangun UMKM Center yang membina 1.641 UMKM. BSI mengembangkan pula wirausaha muda melalui BSI Aceh Muslim-Preneur yang diminati lebih dari 2.000 pendaftar.

“Dan masih banyak lagi kegiatan ekonomi yang sudah kami lakukan bersama masyarakat Aceh. Sehingga dengan pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh di Jl. Teungku Daud Beureuh No.15 Banda Aceh ini, menjadi upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan dengan membangun dan memenuhi infrastruktur perbankan di Aceh,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini