Proyek lainnya yang disuplai oleh WSBP adalah Proyek Jalan Tol Segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang Seksi 5A dengan nilai kontrak Rp 76,51 miliar, yang dibangun menggunakan Readymix (Fc 10, Fc 15, Fc 20, Fc 30, Fc 35, dan Fc 50) dari BP Tempadung dengan kapasitas produksi sebesar 56 m3/jam dan volume 1.232 m3/hari. Fandy menambahkan hingga saat ini progress suplai proyek ini sudah mencapai 35,09%.
Selain itu, untuk proyek jalan tol sepanjang 6,675 km ini, WSBP juga menyuplai PC-I girder yang berkualitas dari WSBP dengan spesifikasi panjang 40,8 m dan tinggi 2,1 m berjumlah 48 bentang.
Untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan di IKN, WSBP mengerahkan salah satu plant precast di Jawa Timur, yaitu Plant Prambon yang memiliki total kapasitas produksi sebesar 425 ribu ton/tahun.
“Saat ini produksi dan pengiriman telah selesai, langsung dari Plant Prambon melalui jalur laut via Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan telah sampai di Jetty HK, Pulau Balang, Tempadung, Balikpapan, Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dengan dukungan batching plant serta sumber daya yang memadai optimis seluruh pesanan untuk menyuplai proyek tersebut dapat diselesaikan dengan tepat waktu.
“WSBP dapat membuktikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan baik secara kapasitas, kemampuan dalam menyelesaikan proyek secara tepat waktu dan pengiriman secara tepat waktu,” tambah Fandy.
Nantinya, WSBP juga akan melihat peluang untuk membidik proyek lainnya di IKN, seperti proyek rusun, hotel, dan fasilitas umum lainnya. “Saat ini kami memiliki Quarry di Palu sehingga memudahkan dalam menyuplai material untuk produksi readymix di batching plant,” tuturnya.
WSBP juga tengah melakukan kajian peluang mendirikan temporary plant dan telah melakukan kerjasama dengan supplier lokal di Palu untuk memastikan suplai bahan baku proyek IKN, sehingga meningkatkan peluang WSBP untuk meraih berbagai proyek di IKN. Strategi ini dilakukan sebagai upaya dukungan penyelesaian IKN dan peningkatan penggunaan kandungan dalam negeri untuk proyek ini.
Harapannya melalui proyek ini, WSBP dapat terus berkontribusi untuk pembangunan di IKN Nusantara dengan seluruh produk precast dan readymix yang berkualitas. Selain itu dalam prosesnya, WSBP selalu menjaga dan menerapkan manajemen risiko dan Tata Kelola Perusahaan yang baik guna mendapatkan proyek-proyek yang memang memiliki tingkat kesehatan keuangan yang baik.
“WSBP tidak hanya membangun dari segi infrastruktur, tetapi berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi sosial masyarakat dan lingkungan di IKN Nusantara dan sekitarnya,” ungkap Fandy. Ini sebagai perwujudan komitmen SDG’s (Sustainable Deveopment Goals) yang direalisasikan dalam program WSBP Inspiring Kindness pada 25-27 Oktober lalu.
Adapun program yang dilakukan yaitu bantuan material readymix sebanyak 9 m3 untuk perbaikan Jalan Desa Bukit Raya sepanjang 10 m di Kecamatan Sepaku dan bantuan material pembangunan Rumah Hafidz-Hafidzah Uswatun Khasanah seluas 9×11 m di Penajam. Adanya program ini membuktikan bahwa WSBP menjalankan komitmennya untuk SDG’s No 9 yaitu Industry, Innovations, and Infrastructure.