Selain itu, Stasiun Kereta Cepat Halim juga sudah terkoneksi dengan transportasi online dan taksi konvensional yang bisa diakses di sekitar pintu utara area Stasiun Kereta Cepat Halim.
Di samping moda transportasi lanjutan, KCIC juga terus berupaya menyediakan kemudahan aksesibilitas melalui akses Jalan DI Pandjaitan yang selesai dibangun Agustus 2023 lalu, yang menjadi akses utama masyarakat menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Ke depannya, exit tol Jakarta-Cikampek KM 0+850 juga akan dibuka sebagai salah satu akses drop off ke Stasiun Kereta Cepat Halim.
Masyarakat yang membawa kendaraan ke area Stasiun Kereta Cepat Halim dapat memarkirkan kendaraannya di lahan parkir yang luas di sisi barat dan timur stasiun.
Baca Juga: MAGENTA BUMN: Perum Perhutani Buka 3 Posisi Magang untuk Mahasiswa Aktif Jurusan Matematika
Dwiyana menambahkan, kehadiran aksesibilitas dan moda transportasi lanjutan ini menjadi sangat penting untuk masyarakat yang akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh, mengingat saat ini volume penumpang terus mengalami peningkatan dengan rata-rata penumpang tertinggi mencapai 21 ribu per hari pada saat weekend dan 18 ribu per hari pada saat weekday.
Secara total sejak awal beroperasi pada 17 Oktober 2023 hingga 21 November 2023 Kereta Cepat Whoosh telah mengangkut penumpang sebanyak 472 ribu penumapang dengan rata-rata okupansi penumpang mencapai 80%-99% pada setiap rangkaian yang beroperasi.
“Dengan kemudahan aksesibilitas dan kehadiran koneksi berbagai moda transportasi, masyarakat akan dengan mudah menjangkau stasiun kereta cepat. Tinggal pilih yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” kata Dwiyana.***