trending

ASDP Pastikan Kesiapan Sistem Ferizy Jelang Penerapan Radius Batasan Aksesibilitas Pembelian Tiket Ferry Online Nataru 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 | 11:30 WIB
ASDP pastikan kesiapan aplikasi Ferizy jelang arus libur Nataru. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN - Mengacu pada Surat Dirjen Hubdat AP.406/1/5/DJPD/2023 perihal Penataan Layanan Pemesanan Tiket Elektronik di Sekitar Pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan kesiapan aplikasi Ferizy dalam penerapan radius pembatasan aksesibilitas pembelian tiket ferry online yang rencananya diberlakukan pada 11 Desember 2023.

Pembatasan ini juga merupakan implementasi dari regulasi Menteri Perhubungan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Kewajiban Penumpang Angkutan Penyeberangan Memiliki Tiket, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik yang merupakan wujud kepatuhan hukum ASDP, dan hasil diskusi dan arahan pengaturan lalu lintas dan penyeberangan untuk kelancaran Operasi Posko Nataru 2023/2024 yang dipimpin oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Korlantas Polri.

Corporate secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menjelaskan tujuan dari penentuan radius ini adalah untuk menciptakan pelabuhan dan angkutan penyeberangan yang andal dan berkualitas mengacu pada 4 faktor, safety, security, services, dan pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Berwisata ke Pantai Pangasan Pacitan yang Sajikan Panorama Laut, Tebing Karang, dan Sawah dalam Satu Bingkai

“Ketika pembatasan area berjualan tiket ini sudah berlaku, maka pengguna jasa sudah tidak dapat melakukan pembelian tiket pada radius tertentu menuju atau di dekat Kawasan Pelabuhan. Aktivitas pembelian akan terbaca melalui GPS telepon seluler, dimana ketika pengguna jasa mengakses Ferizy saat berada di radius dekat pelabuhan, dipastikan tidak akan dapat melakukan pemesanan dan pembelian tiket. Pada aplikasi di ponsel akan muncul pesan Error," terang Shelvy.

Dengan demikian, lanjut Shelvy, ASDP menghimbau agar pengguna jasa memastikan melakukan reservasi dan pembelian tiket sejak jauh hari dan telah bertiket sebelum berangkat menuju Pelabuhan.

Pastikan juga koneksi dan fitur GPS Location telah aktif supaya tidak ada kendala saat memesan tiket.

Baca Juga: Wujud Komitmen BUMN Dukung UMKM Naik Kelas, BRI dan Pelindo Gelar Bazar UMKM untuk Indonesia Edisi Spesial Akhir Tahun

Adapun radius pembatasan aksesibilitas pembelian tiket adalah sebagai berikut.

  1. Dari sisi terluar Pelabuhan Merak ke Hotel Pesona Merak atau sekitar 4,71 km.
  2. Dari sisi terluar Pelabuhan Bakauheni ke Balai Karantina Pertanian atau sekitar 4,24 km.
  3. Dari sisi terluar Pelabuhan Ketapang ke Terminal Sritanjung atau sekitar 2,65 km.
  4. Dari sisi terluar Pelabuhan Gilimanuk ke Terminal Kargo atau sekitar 2 km.

Baca Juga: Wujud Inovasi Layanan bagi Penumpang, KAI Gandeng Addie MS dan Twilite Orchestra Tampil di Kereta Panoramic dan di Stasiun Solo Balapan

“Kami juga menghimbau pengguna jasa untuk melakukan pembelian tiket kapal ferry secara mandiri dan memastikan data diri serta kendaraan sudah terisi dengan benar. Dibutuhkan kerjasama tidak hanya dari ASDP dan stakeholder terkait, tetapi juga kepatuhan pengguna jasa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Untuk meminimalisir kendala, saat ini pengguna jasa sudah bisa membeli tiket kapal sejak jauh hari atau H-60 keberangkatan.

Reservasi tiket juga sudah dilakukan secara online dengan mengakses aplikasi Ferizy.

Dengan demikian, dapat dipastikan sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan.

Halaman:

Tags

Terkini