Menurut penuturan Bagus, Bank Raya terus melakukan upaya untuk memperkuat kemampuan manajemen risiko bank khususnya yang terkait dengan lingkungan hidup dan selektif dalam portofolio pembiayaan ramah lingkungan.
Baca Juga: Rustic Market Trawas, Kafe di Mojokerto yang Sajikan Panorama Indah Mirip Pedesaan Eropa
Bank Raya juga telah menjalankan praktik dan operasional perbankan yang ramah lingkungan. Sejak perpindahan kantor pusat ke Menara BRILiaN yang merupakan green office, Bank Raya terus meningkatkan budaya keberlanjutan dengan mengkampanyekan New Building New Culture.
Hal tersebut dilakukan melalui penerapan prinsip 3R (Reuse, Reduce and Recycle) di setiap kegiatan operasional Bank yaitu dengan mengurangi penggunaan kertas dan emisi karbon, dan mengoptimalkan penggunaan teknologi.
Selain itu, juga dilakukan pendidikan dan pelatihan untuk Pekerja Bank Raya dalam meningkatkan awareness dan kapasitas untuk berinovasi terhadap pengembangan produk dan jasa perbankan khususnya dalam penerapan program keuangan berkelanjutan.
Hingga September 2023, Bank Raya mampu melakukan penghematan listrik sebesar 50,68%, penghematan kertas sebesar 12,71%, serta optimalisasi aplikasi Bank Raya melalui kurang lebih 800 ribu pengguna dalam upaya efisiensi penggunaan ATM dan jaringan kerja. Bank Raya juga mendukung kegiatan cluster komunitas UMKM di Solo.
Kegiatan ini berupa pemberdayaan cluster Komunitas Keprabon dengan memberikan bantuan CSR berupa sarana usaha di komunitas kuliner. Selain memberikan CSR, Bank Raya melakukan pemasaran aplikasi digital saving dan memfasilitasi transaksi dengan memanfaatkan QRIS Bank Raya.
Untuk memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat, melalui sosial media resmi Bank Raya, secara rutin telah diselenggarakan program Inspiraya.
Baca Juga: Upaya yang Dilakukan Pemerintah untuk Dorong Penggunaan Transportasi Massal
Selama tahun 2023, telah diselenggarakan 28 program Inspiraya dengan topik-topik seputar pengelolaan keuangan, dan menghadirkan pembicara internal maupun eksternal seperti content creator, financial coach, founder, financial planner, dan lainnya.
“Kami percaya dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami bisa mendorong penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dengan skala yang lebih besar lagi sehingga bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas ke depannya,“ tutup Bagus.***