4. Program Sekolah Kader Mama Petrokimia
Atas pelaksanaan program-program TJSL perusahaan, Petrokimia Gresik juga dianugerahi sebagai "The Most Committed Corporate to SDGs on Environment Pillar" dan Dwi Satriyo dinobatkan sebagai "The Most Commitment CEO on SDGs".
Baca Juga: Segarnya Berenang di Telaga Sunyi Baturraden Purwokerto, Kolam Alami Tengah Hutan dengan Air Jernih
Adapun dalam event ICA 2023, Petrokimia Gresik mendapatkan tiga Platinum, yaitu:
1. Program Contractor Safety Management System (CSMS)
2. Program Pemanfaatan Limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA) Menjadi Substitusi Filler Clay
3. Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 : 2016.
Selanjutnya, Petrokimia Gresik memperoleh dua Gold untuk pelaksanaan Program “Magang Santri dan Taruna Makmur" dan pelaksanaan program “Diseminasi Informasi Aktivitas Perusahaan Secara Terukur dan Terstruktur”.
"Implementasinya, program TJSL Petrokimia Gresik tidak hanya dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat saja, namun secara internal bisnis kami mengimplementasikan ISO 26000 untuk memastikan seluruh lini usaha Petrokimia Gresik dilaksanakan dengan memperhatikan aspek sustainability dari hulu hingga hilir," kata Dwi Satriyo.
Baca Juga: WNI Kini Bisa Buka Rekening BRI di Luar Negeri Melalui BRImo, Begini Caranya, Mudah dan Tidak Ribet
Ia menambahkan, pelibatan stakeholder dan internal dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, hingga monitoring program selalu dilaksanakan dalam setiap aktifitas TJSL sehingga memberikan manfaat nyata yang terukur dampaknya.
"Penghargaan ini tentu memotivasi kami untuk menjalankan program TJSL yang semakin inovatif, serta membawa dampak baik berkelanjutan bagi masyarakat, sehingga hubungan harmonis semakin kuat, dan memberikan kelancaran bagi Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah untuk menjaga ketahanan pangan nasional," pungkasnya.***