Serta memperluas mindset agar bisa bersaing secara global dan menjadi penyemangat bagi nasabah lainnya.
Selain memiliki beragam potensi pembelajaran UMKM yang bisa digali, Program One Tambon One Product (OTOP) di Thailand dianggap memiliki kesamaan dengan salah satu program di PNM.
Hal itu pula yang mendasari PNM memilih Thailand sebagai tujuan studi banding.
“OTOP di Thailand seperti program klasterisasi yang telah dijalankan oleh PNM, baik klasterisasi sektoral maupun teritorial.
"Kita dorong satu desa (memiliki) satu produk unggulan,” tambah Arief.
Baca Juga: Dorong Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga, Dahana dan PNM Kolaborasi Berdayakan Perempuan Petani Hutan
Ia berharap pengetahuan nasabah yang mengikuti studi banding ini dapat bertambah dan meningkatkan produktivitas usahanya.
Mereka juga diharapkan bisa berbagi ilmu yang didapat selama berkunjung ke Thailand kepada sesama nasabah Mekaar lainnya.
Salah satu nasabah, Nurbaya dari Balikpapan mengaku sangat senang karena terpilih menjadi salah satu peserta studi banding.
Baca Juga: Loker PT MUM (PNM Group), Kali Ini Ada Posisi Venture Capital Officer (VCO) Semarang
Baginya ini merupakan kesempatan yang sangat langka untuk bisa belajar hingga ke luar negeri.
“Ini pertama kalinya saya naik pesawat dan langsung ke Thailand.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PNM karena tidak pernah bermimpi bisa belajar sampai ke luar negeri,” ungkapnya haru.
Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, PNM Gandeng Telkomsel Perkuat Layanan Digital bagi 14,7 Juta Nasabah