Kabar BUMN - Stasiun Halim merupakan tempat naik dan turunnya para penumpang Kereta Cepat Whoosh dan LRT Jabodebek.
Sehingga tidak heran Stasiun Halim dipenuhi oleh ribuan penumpang setiap bulannya.
Di Bulan Oktober, terdapat 190.215 penumpang Kereta Cepat Whoosh dan LRT Jabodebek yang naik dan turun di Stasiun Halim.
Bahkan, jumlahnya meningkat menjadi 611.261 penumpang selama bulan November, dilansir KabarBUMn.com dari kcic.co.id.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan bahwa Stasiun Halim yang berfungsi sebagai titik transit penting antara beberapa moda transportasi.
Ia melanjutkan, KCIC mencatat peningkatan yang luar biasa dimana hal tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api yang berkelanjutan dan efisien.
“Untuk memastikan pengalaman yang positif bagi seluruh penumpang di Stasiun Halim yang terus meningkat, KCIC telah meningkatkan layanannya dengan menambah jumlah tenant UMKM di stasiun menjadi 66 UMKM. Dari 44 UMKM makanan dan minuman yang ada sebelumnya, KCIC telah menambah 22 tenan baru yang masing-masing menawarkan hidangan yang spesial dan unik dari berbagai daerah,” ujar Eva.
Tenant-tenant baru tersebut merupakan UMKM di bidang makanan dan minuman yang menyajikan makanan dan minuman dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan menyediakan area usaha bagi pelaku usaha lokal di stasiun, KCIC juga secara aktif berkontribusi terhadap pemberdayaan dan pertumbuhan pelaku usaha lokal serta peningkatan perekonomian Indonesia.
Keberagaman kuliner yang ditawarkan oleh para tenant baru ini sekaligus memperkenalkan cita rasa Indonesia yang kaya dan beragam kepada penumpang yang tidak hanya datang dari dalam negeri tapi juga mancanegara.
Eva menjelaskan, penambahan UMKM Lokal di stasiun ini tidak hanya mendiversifikasi pengalaman penumpang, tetapi juga merupakan salah satu strategi KCIC untuk meningkatkan peluang bisnis non-fare box.