Kabar BUMN – Siapa sangka Wakil Presiden Republik Islam Iran Dr. Ensieh Khazali duduk bersama Nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sambil membatik dengan canting di Menara PNM pada Kamis (21/12).
Kegiatan ini digelar dalam rangka Kunjungan Kerja bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) ke PNM.
Seorang akademisi dan politisi hanya satu dua hal dari pesona seorang Wapres Iran.
Beliau juga menyuarakan tentang pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan di Iran.
Bersama Menteri PPPA Bintang Puspayoga, giat ini bertujuan untuk mengeksplorasi gerakan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang merupakan program milik PNM yang memiliki fokus dalam memberikan pembiayaan dan pendampingan untuk perempuan prasejahtera di Indonesia.
“Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya, ini adalah kehormatan bagi kami untuk menjadi salah satu agenda Kunjungan Wapres Republik Islam Iran ke Indonesia,” sambut Direktur Utama PNM Arief Mulyadi yang turut menyambut sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Penumpang Kereta Api Meningkat 42 Persen saat Libur Natal 2023, Ini Penyebabnya
Membina kurang lebih 15 juta nasabah aktif, Arief memaparkan tentang keunikan Mekaar yang membuktikan melalui formula group lending dengan target perempuan, menjadi sebuah keberhasilan yang dapat mendorong ekonomi kerakyatan terus tumbuh.
“Di Iran juga yang perempuan yang menerima pinjaman kami akan jauh lebih baik dalam mengembalikan pinjaman yang kami berikan,” ucap Wapres Iran menanggapi pemaparan tersebut.
Menteri PPPA juga menyetujui fakta tersebut dan itulah alasan PNM Mekaar tetap tumbuh walaupun umurnya masih cukup belia.
Baca Juga: Sebagai Rangkaian Sinergi Kebaikan, LAZnas PHR dan LKC Dompet Dhuafa Gelar Khitanan Massal
Membagikan cerita tentang perempuan di Iran, Wapres Iran membeberkan bahwa 60% yang menamatkan sarjana adalah perempuan.
Ia berharap ada kerjasama selanjutnya dari kunjungan ke PNM ini karena momentum kunjungan telah memberikan inspirasi pemberdayaan perempuan di Iran.