Tidak hanya dari sisi pendapatan usaha, WSBP telah membukukan laba kotor sebesar Rp151 miliar, di mana Perseroan mencatatkan gross profit margin sebesar 14,6%.
Selanjutnya, WSBP memiliki total aset sebesar Rp5,1 triliun.
Baca Juga: Beragam Mitos dan Kepercayaan Lama yang Unik Tentang Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara
”Dengan total aset yang kami miliki saat ini, WSBP mampu memproduksi produk Beton Precast dan mensuplai Readymix ke seluruh proyek-proyek yang strategis,”ujarnya.
Selain itu, seiring pemenuhan kewajiban Perusahaan kepada seluruh kreditur dalam rangka implementasi perjanjian perdamaian, perusahaan terus menjaga performa cash flow agar operasional perusahaan berjalan dengan baik guna mencapai target yang telah ditetapkan.
WSBP juga selalu berkomitmen menjalankan seluruh operasional perusahaan dengan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan Tata Kelola Manajemen Risiko.
Dengan berbagai proyek besar yang dikerjakan, hingga November 2023 WSBP membukukan Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp1,38 triliun.
Perolehan kinerja yang baik ini didominasi oleh proyek eksternal sebesar 76% antara lain Proyek Jalan Feeder IKN, Proyek IKN Segmen Tempadung-Jembatan Pulau Balang, Proyek Bayung Lencir-Tempino Seksi 1, Proyek Sumbawa LNG Terminal & Regasification, dan proyek lainnya.
Sedangkan nilai kontrak dari proyek internal sebesar 24% antara lain Proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, Proyek Jakarta-Cikampek II Selatan, Proyek Jalan Tol CCTW, Proyek Terminal Donggala, dan proyek lainnya.
Dalam jangka pendek, WSBP memiliki banyak peluang baru untuk menyuplai produk Beton Precast dan Readymix berkualitas WSBP ke proyek-proyek pemerintah lainnya juga ekspansi ke proyek eksternal. “Sementara untuk 3 – 5 tahun ke depan ada potensi pasar dari pembangunan IKN dan juga proyek yang berasal dari Non Waskita Group,” ujarnya.
Lanjut Fandy, upaya ekspansi pasar WSBP dilaksanakan beriringan dengan penyempurnaan proses bisnis yang berkelanjutan.
Ini sejalan dengan program All New Transformation, yaitu business nourishment.
“Dengan program ini, WSBP optimis dapat meningkatkan daya saing dan mewujudkan kinerja yang unggul,” tutupnya.