Sebelumnya, MIND ID juga telah meraih sertifikat ISO melalui entitas yang didapat dari PT INALUM.
Baca Juga: Strategi MIND ID untuk Capai Target Penurunan Emisi 5,2 Juta Ton CO2
Setelah split off, PT Mineral Industri Indonesia (MII) ISO kembali sebagai bentuk terkait sistem manajemen layanan teknologi informasi dan menetapkan kebijakan keamanan informasi, penilaian risiko, pengembangan hingga implementasi kontrol keamanan yang tepat.
MIND ID sendiri resmi memiliki nama usaha PT Mineral Industri Indonesia (MII) usai split off dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM.
Awalnya, Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk dengan menggunakan entitas PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) pada 2017.
Split off ini diterapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.45 Tahun 2022 tentang Pengurangan Penyertaan Modal Negara pada PT Indonesia Asahan Aluminium.
Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf mengatakan pencapaian tersebut merupakan buah dari komitmen perusahaan dalam menerapkan good mining practice.
Berhasil mendapat dua ISO sekaligus menunjukkan bahwa MIND ID sukses menjalankan kinerja perusahaan.
"MIND ID telah menerapkan dan melakukan standardisasi layanan ICT ke customer ICT yaitu layanan SAP MM.
"Sekaligus Audit surveillance sertifikasi 27001 yang digunakan untuk menjamin tata kelola terkait dengan sistem manajemen keamanan informasi tetap berjalan sesuai dengan standar internasional," kata Heri, seperti dikutip KabarBUMN.com dari mind.id, Senin (1/1/2024).
Menurutnya, raihan dua ISO tersebut tidak terlepas dari soliditas antar divisi di MIND ID.
"Pencapaian ini merupakan bentuk kerja sama antar divisi di MIND ID.