Kabar BUMN - Di pengujung tahun 2023, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina melakukan tajak Sumur Mibasa di Minas, Kabupaten Siak.
Tajak juga akan dilakukan dalam waktu dekat di Sumur Pinang East di Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babusalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Tajak dalam waktu berdekatan ini menjadi upaya PHR meningkatkan produksi dalam mendukung pencapaian target nasional 1 juta barel minyak per hari (BOPD) di tahun 2030.
Baca Juga: PHR Jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia dengan Angka Lifting Tembus 59 Juta Barel Selama 2023
Pengeboran Sumur Mibasa dilakukan setelah melalui kajian potensi migas dengan menyasar target reservoir (tempat cadangan migas) pada formasi Basement dan Telisa.
Setelah dilakukan kajian mendalam, kedua lapisan ini memiliki potensi cadangan minyak cukup besar dan menjanjikan.
Ini merupakan salah satu metode dan teknologi baru yang dilakukan PHR dalam upaya menambah cadangan minyak di wilayah kerja yang sudah mature (matang).
Proses pengeboran lapisan Telisa relatif dangkal menggunakan rig dengan kedalaman 1.360 ft. Sedangkan untuk lapisan Basement target pengeboran di kedalaman 2.958 ft.
Di kegiatan Syukuran Tajak Sumur Ekplorasi Mibasa di Gedung Pertemuan PHR RCC Rumbai, Pekanbaru, VP Driling and Copletions PHR Andi Solihin menyampaikan harapannya agar operasi berjalan aman dan lancar sehingga yang ditergetkan berhasil.
PHR pun mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan dan lapisan masyarakat demi kelancaran dan keamanan operasi dan eksplorasi migas di Riau.
Baca Juga: Sebagai Rangkaian Sinergi Kebaikan, LAZnas PHR dan LKC Dompet Dhuafa Gelar Khitanan Massal
Upaya produksi serta memburu cadangan minyak baru terus ditingkatkan PHR untuk mencegah terjadinya penurunan alami di lapangan tua.
Sejak alih kelola, PHR telah melakukan pengeboran lebih dari 1.000 sumur di WK Rokan.