Kabar BUMN - Tak dapat dipungkiri alih kelola Pertamina Hulu Rokan atau PHR dua tahun lalu merupakan transisi yang terbesar di Indonesia.
Selain diwarisi wilayah operasi raksasa, PHR mendapat limpahan ribuan sumur tua serta fasilitas-fasilitas penunjang yang rata-rata telah dioperasikan hampir seabad oleh operator sebelumnya.
Mulai dari fasilitas bawah permukaan (subsurface) seperti pompa, casing dan tubing, hingga fasilitas permukaan (surface facilities) seperti jaringan pipa produksi, stasiun pengumpul, instalasi listrik, hingga jaringan pipa utama menuju pengapalan.
Baca Juga: Produksi Lapangan Petani Blok Rokan Tembus 10.000 BOPD, PHR Gelar Syukuran
Dengan kondisi bisnis hulu migas yang kian menantang, operator sering kali dihadapkan pada opsi-opsi strategi operasi yang mengharuskannya untuk tetap konsisten dan efisien dengan memanfaatkan yang ada.
Contohnya dengan mengalihkan anggaran dan fokus dari belanja modal dan investasi, menjadi pengadopsian strategi manajemen integritas aset, dengan mengoptimalkan aset yang ada untuk memaksimalkan operasi.
Tata kelola fasilitas berumur, bukan hanya membahas tentang usia peralatan tersebut, tapi juga bagaimana penerapan sistem mitigasi perawatan atas penuaan dan batas usia pakai fasilitas tersebut.
Baca Juga: ASEAN Dorong Transisi Energi Bersih, PHR Hadirkan PLTS 25 Megawatt di Blok Rokan
Seperti disampaikan Executive Vice President Upstream Business PHR WK Rokan, Edwil Suzandi.
“Salah satu tugas utama PHR saat alih kelola aset adalah melakukan pendataan secara komprehensif kondisi fasilitas terpasang yang diserahterimakan.
“Dengan pendataan tersebut, PHR dapat menyusun rencana perawatan yang efektif dan efisien, merancang strategi operasi dan eksploitasi minyak yang optimal, aman dan andal, dengan tetap mematuhi seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Baca Juga: Ajak Anak-anak Lestarikan Gajah dan Hutan Riau, PHR Gelar Kegiatan Conservation Goes to School
Manajemen integritas aset-aset lama menjadi sangat penting mengingat di saat yang sama, PHR terus mengembangkan inisiatif-inisiatif baru untuk meningkatkan produksi.
Sebut saja studi eksplorasi di Formasi Telisa dan Batuan Dasar/Basement Rokan.
Artikel Terkait
Ini 10 Putra Putri Riau Peraih Beasiswa Penuh PHR Masuk Universitas Pertamina
2 Tahun Alih Kelola Blok Rokan, PHR Capai Produksi Tertinggi 172 Ribu BOPD
Ajak Anak-anak Lestarikan Gajah dan Hutan Riau, PHR Gelar Kegiatan Conservation Goes to School
ASEAN Dorong Transisi Energi Bersih, PHR Hadirkan PLTS 25 Megawatt di Blok Rokan
Produksi Lapangan Petani Blok Rokan Tembus 10.000 BOPD, PHR Gelar Syukuran