trending

BigBox Permudah Kinerja BPOM Awasi Obat dan Makanan Melalui Pemantauan Media Sosial

Jumat, 12 Januari 2024 | 21:30 WIB
Serah Terima dan Penandatanganan Dokumen Instalasi, UAT dan Lisensi Big Data Platform BigBox, diterima oleh Head of Drugs BPOM, Arlinda Wibiayu (kanan) di Jakarta, beberapa waktu lalu. (DOk.PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk)

 

Kabar BUMN - Salah satu produk unggulan dari Leap-Telkom Digital (Leap) BigBox berperan aktif membangun manajemen data analitik secara end-to-end di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Solusi yang diberikan oleh BigBox membuat proyek pekerjaan yang dilakukan BPOM bisa terdokumentasi dengan baik.

Selain itu, BigBox juga memaksimalkan pemantauan media sosial sehingga BPOM dengan mudah dan cepat mengawasi obat dan makanan yang tersebar.

"Telkom meyakini bahwa data adalah aset berharga yang dapat memberikan insight mendalam, menjadi solusi bagi permasalahan, dan menciptakan nilai nyata bagi bisnis dan organisasi." ujar EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa.

"Dengan BigBox, kami mengajak banyak perusahaan maupun instansi untuk menjelajahi potensi penuh dari data yang dimiliki, serta memberikan keunggulan kompetitif melalui pengambilan keputusan yang cerdas dan inovasi berbasis data,” tambahnya.

Baca Juga: Direksi DAMRI Bersama Presiden RI Dukung Peresmian Revitalisasi Terminal Pakupatan di Serang, Banten

Sebelumnya, banyak kendala yang mesti dihadapi BPOM ketika memiliki kebutuhan untuk membuat dashboard yang menggunakan beberapa sumber data.

Namun berkat adanya BigBox keseluruhan data milik BPOM yang berasal dari 44 sumber data dan aplikasi, kini lebih mudah dikelola karena seluruh proyek terdokumentasi dengan baik di satu sumber.

Selain itu, dengan adanya fitur Social Media Analytics, kini BPOM dapat dengan mudah dan cepat mengawasi produk maupun perusahaan obat dan makanan lewat media sosial serta berita yang tersebar.

BPOM dapat mengetahui apa saja isu yang sedang berkembang dan dibicarakan masyarakat di media sosial.

Dengan begitu, BPOM bisa lebih cepat mengetahui peredaran produk yang melanggar aturan ataupun produk yang mengandung bahan yang dilarang.

BPOM menyadari bahwa data telah menjadi aset penting dan menempati posisi esensial saat pengambilan keputusan bagi operasionalnya.

Pengelolaan data yang dilakukan BigBox menjawab tantangan yang dihadapi BPOM agar tugas yang dijalankan semakin efektif dan efisien.

Halaman:

Tags

Terkini