“SPJM akan merealisasikan pelabuhan ramah lingkungan atau kita sebut juga pelabuhan hijau melalui elektrifikasi pada peralatan maupun kapal-kapal yang kita miliki,“ terang Prasetyadi.
Ia melanjutkan, hingga saat ini, elektrifikasi di 125 pelabuhan kelolaan Pelindo telah mencapai 41 banding 59 persen.
Jika dilihat dari jumlah alat bongkar muat sekitar 310, yang sudah terelektrifikasi mencapai 126 alat dan yang masih berbasis diesel sebanyak sebanyak 184 alat.
“Untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil pada saat kapal bersandar, SPJM telah menyediakan shore connection atau onshore power supply di beberapa terminal yang berfungsi sebagai pengisi (penyuplai) daya listrik ke kapal ketika mereka bersandar di dermaga,” katanya.
Baca Juga: Komitmen Produk Halal: Bio Farma raih Halal Award 2024 dari Universitas Brawijaya
Terakhir, Prasetyadi menyebutkan layanan pengelolaan sampah kapal untuk mendukung terminal yang ramah lingkungan.***