Kabar BUMN - LRT Jabodebek menemukan banyak kejadian pengguna yang secara tidak sengaja meninggalkan barang-barang pribadinya, baik di atas rangkaian LRT Jabodebek maupun di stasiun.
Sejak beroperasi, LRT Jabodebek telah mencatat sebanyak 997 kejadian serupa.
Berbagai macam barang pengguna yang hilang seperti tas, perangkat elektronik, uang tunai serta uang elektronik, hingga aksesoris pribadi.
Baca Juga: Direktur Utama MGPA Raih Penghargaan FIM Asia General Assembly & Award Night 2024
Menyikapi kejadian tersebut, LRT Jabodebek menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penggunanya, dilansir KabarBUMN.com dari kai.id.
Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan petugas yang siap untuk mengamankan dan memastikan barang penumpang tertinggal dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
Petugas LRT Jabodebek secara berkala melakukan pemeriksaan pada area-area rangkaian LRT Jabodebek maupun di stasiun untuk memastikan tidak ada barang pengguna yang tertinggal.
Baca Juga: Jasa Marga Sukses Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Best Stock Awards 2024
Selain itu, petugas di rangkaian LRT Jabodebek maupun di stasiun juga mengingatkan kepada pengguna untuk menjaga barang bawaanya agar tidak tertinggal maupun berpindah tangan kepada orang lain.
Rangkaian dan stasiun LRT Jabodebek juga telah dilengkapi oleh CCTV, sehingga dapat merekam dan melakukan pemantauan komprehensif dan respon cepat terhadap setiap kejadian.
Bagi para pengguna yang kehilangan atau tertinggal barang di atas rangkaian LRT Jabodebek atau di stasiun, dapat segera melapor kepada petugas yang ada di rangkaian maupun di stasiun.
Sedangkan untuk pengguna yang sudah tidak berada di dalam rangkaian maupun area stasiun, dapat melapor melalui Contact Center KAI pada nomor telepon 121, email layanan pelanggan cs@kai.id, atau media sosial KAI121.
Meskipun LRT Jabodebek mengambil langkah proaktif untuk mengatasi masalah ini, peran pengguna sangatlah penting.