"Apalagi saham-saham terbaik yang terpilih sebagai pemenang telah dilakukan seleksi sangat ketat, sehingga berpotensi terus menguat, bahkan saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil," lanjutnya.
Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana menuturkan salah satu tujuan diadakannya Best Stock Award 2024 adalah sebagai ajang untuk memperkenalkan emiten-emiten unggulan pada sektornya masing-masing.
Sebab saat ini ada hampir 900 emiten di Indonesia tetapi tidak semuanya dikenal oleh investor.
"Hasil dari pengumuman Best Stock Award 2024 ini diharapkan, selain menjadi acuan emiten yang melantai di bursa, bisa menjadi tambahan informasi bagi para investor terkait saham apa yang layak diinvestasikan." tutur Wawan.
"Semoga kegiatan ini terus memberikan kontribusi yang positif, baik bagi pelaku industri emiten dan juga bagi investor di Indonesia," tutur Wawan.
Penilaian Best Stock Awards 2024 dilakukan terhadap 903 saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia hingga akhir Desember 2023.
Adapun kriteria seleksi awal dalam pemeringkatan Best Stock Award yakni, emiten tercatat di IDX minimal 5 tahun, rata-rata nilai transaksi harian dalam 1 tahun terakhir minimal Rp1 miliar.
Tidak mengikutsertakan emiten yang mempunyai notasi khusus dari IDX sampai batas waktu pengolahan data yang ditentukan kemudian.
Selanjutnya emiten tidak pernah atau tidak sedang memiliki mengalami masalah gagal bayar atau hukum berdasarkan keputusan resmi dalam 3 tahun terakhir.
Serta dalam rangka mendukung program Environmental, Social, & Governance (ESG), emiten yang tidak memiliki Laporan Keberlanjutan periode tahun buku 2022 akan mendapat pengurangan nilai alias penalti.
Sebagai Perusahaan BUMN yang bergerak di sektor infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja Perseroan, baik pada aspek finansial maupun non-finansial.
Hal ini dilakukan agar Perseroan dapat tumbuh secara berkesinambungan dalam jangka panjang.
Selain itu, Jasa Marga juga berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik yang optimal kepada pengguna jalan dengan berkomitmen menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di jalan tol.