Kabar BUMN - Mendukung pertumbuhan ekonomi di tanah air, Bank Mandiri terus aktif mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Bank Mandiri, pada tahun 2023, telah menyalurkan KUR sebesar Rp34,24 triliun kepada lebih dari 320.675 debitur di seluruh Indonesia.
Bank Mandiri terus berupaya menyalurkan KUR secara prudent sehingga rasio kredit non-performing (NPL) dapat terus dipertahankan secara konsisten dibawah 1%.
Baca Juga: Liburan 3 Hari 2 Malam di Yogyakarta, Berikut Rekomendasi Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi
SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Saptari mengatakan, penyaluran KUR Bank Mandiri selalu difokuskan pada sektor-sektor usaha yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia,” ujar Saptari dalam keterangan resmi, Selasa (23/1).
Saptari menambahkan, penyaluran KUR merupakan wujud komitmen Pemerintah dan Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan UMKM.
Baca Juga: Peringati Bulan K3 Nasional, SUCOFINDO Gelar Seminar Perkuat Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Selain itu, kata dia, penyaluran KUR juga menjadi sarana bagi perbankan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor produksi.
Untuk rinciannya, penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang tahun 2023 didominasi oleh sektor produksi sebanyak 61,16% atau sebesar Rp20,94 triliun dari total penyaluran sebesar Rp 34,24 triliun.
Berdasarkan data historis, tren peningkatan penyaluran KUR Bank Mandiri ke sektor produksi terus tumbuh, selaras dengan mandat yang diberikan oleh Pemerintah.
Baca Juga: 85 Program Desa Energi Berdikari Pertamina Sukses Turunkan 729 Ribu Ton Emisi Karbon
Sektor Pertanian adalah sektor produksi dengan penyaluran tertinggi sepanjang tahun 2023 yaitu Rp10,77 triliun atau 31,44% dari total KUR Bank Mandiri.