trending

RKAP 2024: PT PAL Indonesia Tingkatkan Target Pendapatan Terbesar Sepanjang Sejarah

Sabtu, 3 Februari 2024 | 09:00 WIB
Jajaran PT PAL Indonesisa saat menghadiri RUPS RKAP Tahun 2024 Holding BUMN Industri Pertahanan DFEND ID di Jakarta beberapa waktu lalu. (pal.co.id)

Kabar BUMN - Sebagai bagian dari Holding BUMN Industri Pertahanan DFEND ID, PT PAL Indonesia turut menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) RKAP Tahun 2024 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hadir di acara tersebut sebagai wakil perusahaan, CEO PT PAL Kaharuddin Djenod, COO Iqbal Fikri, CFHRO Pramusti Indrascaryo, Komisaris Independen Harsusanto, dan Cut Meutia Adrina.

RUPS RKAP Tahun 2024 Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID itu juga dihadiri oleh Kementerian BUMN dan berbagai pihak terkait.

Baca Juga: PT PAL Kukuhkan Komitmen Dalam Penguasaan Teknologi Pertahanan dan Ambil Peran Kunci Industri Manufaktur Pertahanan Maritim

Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Bobby Rasyidin sebagai induk DEFEND ID membuka rapat tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tiga poin utama.

Pertama Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2024 dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dewan Komisaris Tahun 2024.

Kedua, Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (RKA-TJSL) Tahun 2024.

Baca Juga: Wakil Menteri BUMN Tinjau Fasilitas Produksi PT PAL Indonesia, Soroti Kemajuan Pesat Bisnis Perusahaan

Terakhir, Penetapan Kontrak Manajemen Tahunan yang mencakup Target Key Performance Indicators (KPI) Direksi secara Kolegial dan Dewan Komisaris Tahun 2024.

“Dewan Komisaris mengapresiasi segala upaya Direksi dalam mencapai target kinerja tahun 2023.

"Dan kenaikan RKAP sebesar 429,55% dari prognosa 2023 meskipun dihadapkan sejumlah tantangan,“ kata Komisaris Independen PT PAL Indonesia, Harsusanto, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pal.co.id, Sabtu (3/2/2024).

Baca Juga: Tumbuh Kembangkan Inovasi, PT PAL Indonesia Gelar Seminar Gugus Kendali Mutu

Pada RKAP 2024 PT PAL Indonesia, ditetapkan target yang ambisius dan meningkat dibanding Prognosa 2023.

Dimana pendapatan usaha meningkat 42,0% dan EBITDA meningkat 32,8%.

Halaman:

Tags

Terkini