Dengan adanya fasilitas pembiayaan lewat Pinang Connect, kata dia, maka hal ini akan semakin mendorong kualitas para pelaku usaha dan menjadikan mereka pilihan utama bagi masyarakat Indonesia.
Hingga November 2023, jumlah outstanding produk Pinang Connect telah mencapai lebih dari Rp240 miliar.
Hal tersebut menunjukkan komitmen Bank Raya untuk semakin mempercepat inklusi keuangan dan memungkinkan masyarakat maupun pelaku usaha mengakses produk dan layanan keuangan digital lebih luas.
“Bank Raya berkomitmen untuk membuka potensi-potensi permodalan usaha lewat berbagai sinergi dan kolaborasi dengan partner teknologi finansial untuk mewujudkan visi Bank Raya menjadi Bank digital utama yang memberikan akses terluas bagi masyarakat segmen mikro dan kecil di Indonesia,” tutup Bagus.***