trending

Pelindo Mulai Bangun Kawasan Industri Terintegrasi Pelabuhan di Kuala Tanjung

Minggu, 4 Februari 2024 | 19:15 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mulai membangun Kawasan Industri Terintegrasi Pelabuhan di Kuala Tanjung. (pelindo.co.id)

Lalu jaringan telekomunikasi akan digarap sejumlah provider dan air akan disuplai PDAM Tirta Tanjung, perusahaan daerah milik Kabupaten Batubara.

Baca Juga: Hutama Karya Segera Tetapkan Tarif Jalan Tol Simpang Indralaya - Prabumulih, Segini Besarannya

Berbarengan dengan pekerjaan infrastruktur dasar, PT PPK juga gencar mempromosikan dan memasarkan KIKT melalui berbagai forum kegiatan investasi.

Salah satunya dalam North Sumatera Invest Promotion Forum 2023 di Jakarta pada 21 Agustus 2023 lalu.

Pelindo pada 2024 ini akan fokus pada pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan.

Baca Juga: Tinjau Langsung ke Lapangan, Dirut Pusri Ungkap Stok Pupuk untuk Kebutuhan Petani Aman

“Kita mulai bergerak dari pelayanan pelabuhan (gateway) yang efisien menuju traffic stimulator,” kata Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono di Jakarta (31/1).

Menurut Arif, dengan kondisi ekonomi global dan Indonesia yang cenderung stagnan, lalu lintas arus barang akan meningkat terbatas.

Karena itu, kata dia, Pelindo berkepentingan menaikkan volume lalu lintas arus barang dengan mendorong pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri (hinterland) agar pertumbuhan perusahaan bisa meningkat lebih tinggi.

Baca Juga: Kunjungi PT Pusri Palembang, Direktur Utama Pusri Pastikan Fasilitas Kesehatan Karyawan Memadai

Saat ini, Pelindo sedang mengembangkan tiga pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri, yakni Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur, bekerja sama dengan AKR Corporindo, Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, dan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

“Tujuannya adalah menciptakan biaya logistik yang lebih efisien dan sekaligus mendorong penguatan ekonomi kawasan,” kata Arif lagi.

Dirinya menambahkan, JIIPE memiliki penyewa-penyewa yang terkoneksi dengan PT Freeport Indonesia. Di JIIPE, Freeport memiliki pabrik pemurnian logam (smelter). Luas kawasan industri di JIIPE mencapai 1.761 hektare.

Baca Juga: Tingkatkan Tata Kelola, PLN Sukses Turunkan Tingkat Risiko ESG

Di Kijing, Pelindo saat ini sudah menguasai lahan seluas 124 hektare yang disiapkan sebagai kawasan industri. Lokasinya persis di belakang Terminal Kijing.

Halaman:

Tags

Terkini