trending

Komitmen Majukan Petanian di Indonesia, Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai Perusahaan Living Legend

Sabtu, 10 Februari 2024 | 14:30 WIB
Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai Living Legend Company in Supporting Food and Agriculture Resilience Through Strategic Actions Implementation. (pupuk-indonesia.com)

Adapun salah satu kontribusi Petrokimia Gresik dalam memajukan pertanian Indonesia dan menjaga ketahanan pangan nasional adalah menjalankan program Makmur yang diinisiasi Kementerian BUMN Republik Indonesia untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia.

Baca Juga: Hari Isra Mikraj di Sejumlah Ruas Tol Regional Nusantara Alami Peningkatan Volume Lalu Lintas, Paling Tinggi Terjadi pada GT Tebing Tinggi

Makmur sendiri merupakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir baik on farm maupun off farm dengan melibatkan berbagai stakeholder, seperti lembaga perbankan dan asuransi, serta offtaker.

Petrokimia Gresik sendiri dalam Program Makmur bertugas sebagai penyedia agro input, dan pendampingan budidaya, termasuk pengawalan pestisida.

Pada tahun ini, target Program Makmur Petrokimia Gresik ditingkatkan menjadi 132 ribu Hektare (Ha) untuk lahan di seluruh Indonesia dengan berbagai komoditas. 

Baca Juga: La Berza Resort, Penginapan di Subang yang Tawarkan Ambience Ala-ala Eropa, Harga Per Malam Tak Sampai Sejuta

Target tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan target awal Program Makmur tahun 2023, sebesar 99.000 Ha. Selain itu juga melebihi realisasi atau pelaksanaan di tahun 2023, yaitu di lahan seluas 130.497 Ha.

Dengan selesainya pelaksanaan di tahun 2023, maka total realisasi Program Makmur Petrokimia Gresik sejak diinisiasi tahun 2021 mencapai 249.535 Ha. Dengan rincian tahun 2021 menjangku lahan seluas 20.440 Ha.

Berikutnya capaian di tahun 2022 terus meningkat, dimana Petrokimia Gresik berhasil menjalankan program Makmur di lahan seluas 98.598 Ha, dan tahun 2023 lebih dari 130 ribu hektare.

Baca Juga: Ada Lowongan Magang di BUMN dengan Benefit Uang Saku, Perumnas Buka 2 Posisi untuk Penempatan di Palembang

"Melalui program ini dapat menciptakan kemandirian para petani sehingga tidak bergantung penuh pada subsidi pupuk. Penggunaan pupuk komersial terbukti mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus pendapatan mereka," tutup Dwi Satriyo.***

Halaman:

Tags

Terkini